Bisnis Indonesia Online » Sektor Riil » Perdagangan
Kamis, 04/09/2008 14:27 WIB
Target nilai perdagangan RI-Guangdong naik
oleh : Tri D. Pamenan & Ratna Ariyanti
JAKARTA (Bisnis.com): Target nilai perdagangan Indonesia dengan Provinsi Guangdong, China, pada 2008 hingga 2013 yang semula dipatok US$5,1 miliar dinaikkan menjadi US$10 miliar.
Juru Bicara Kepresidenan Dino Patti Djalal mengatakan peningkatan target nilai perdagangan ini diambil oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam pertemuan dengan Sekretaris Partai Komunis Republik Rakyat China sekaligus anggota Politbiro Komite Sentral untuk Provinsi Guangdong Wang Yang, yang juga mengungkapkan rencana Pemerintah Guangdong.
"Pemerintah Guangdong akan berusaha untuk mengimpor lebih banyak produk-produk elektronik dan pertanian dari Indonesia. Sekarang ini perdagangan antara Guangdong dan Indonesia jumlahnya sekitar US$5,1 miliar. Mendengar itu tadi Presiden langsung memberikan target kepada Ibu Mari [Mendag Mari E. Pangestu] bahwa angka ini harus ditingkatkan menjadi US$10 miliar dalam waktu tiga tahun," ujar Dino seusai mendampingi Presiden Yudhoyono dalam pertemuan tersebut di Kantor Kepresidenan.
Dino menambahkan pemerintah Indonesia dan Guangdong akan mengadakan dialog secara berkala untuk meningkatkan investasi dan perdagangan.
Pada kesempatan itu, Mari mengatakan peningkatan investasi menjadi faktor penggerak nilai perdagangan antara Indonesia dan Guangdong.
"Kalau investasi Guangdong meningkat, perdagangannya dengan sendirinya meningkat," tutur Mari.
Dalam kunjungannya ke Indonesia, Yang juga akan menghadiri China Indonesia Economic and Trade Seminar 2008. Yang juga membawa serta sekitar 400 pengusaha yang tertarik untuk menjajaki kerja sama dan menanamkan modal di Indonesia.(er)
bisnis.com
Berita Lain
- BSN: 1.900 SNI perlu diabolisi
- Fundamental ekspor tetap diperkuat
- McDonald's naikkan investasi di Asia akibat resesi
- DKI akan impor daging sapi asal Brasil
- Korsel beri hibah US$3 juta kepada RI