Bisnis Indonesia Online » Sektor Riil » Perdagangan


Selasa, 30/09/2008 12:15 WIB

Oreo dan M&Ms persoalkan hasil tes melamin RI

oleh : Berliana Elisabeth S.

JAKARTA (Bisnis.com): Dua produsen makanan, Kraft Foods dan Mars dengan merek dagang Oreo dan M&Ms mempertanyakan hasil tes kontaminasi melamin pemerintah RI terhadap produknya.

Menurtu Associate Press (AP)  Kraft Foods, produsen biskuit Oreo, dan Mars produsen permen M&Ms dan Snickers, mempertanyakan hasil penelitian pemerintah Indonesia mengenai unsur melamin didalam produknya yang diproduksi di China.

Baik Kraft Foods maupun Mars mengatakan mereka akan komplain atas penarikan produknya di Indonesia dan berencana melakukan penelitian ulang untuk melihat kemungkinan
terkontaminasinya produk mereka atas unsur melamin.

Pemerintah Indonesia menyatakan dari 19 produk impor asal China yang terdaftar dengan kode registrasi ML, setelah dilakukan pemeriksaan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di sarana distribusi, baru ditemukan 6  jenis produk yang terkontaminasi melamin.
Selain itu juga ditemukan 6 jenis produk tidak terdaftar (ilegal) serta 13 produk susu
yang mengandung melamin temuan Agri-Food & Veterinary Authority (AVA) Singapura, ujar
Menteri kesehatan Siti Fadillah Supari pada 27 September 2008 dalam situs resminya.

Oreo, M&Ms serta Snickers salah satu merek yang dinyatakan terkontaminasi melamin.

Produsen permen dan coklat asal Inggris, Cadbury, menarik produk coklatnya dari pasaran
sejak Senin, 29 September 2008, yang diproduksi dari pabrik di Beijing setelah ditemukan
adanya produk yang terkontaminasi melamin.

Penarikan produk coklat merek Cadbury ini dilakukan di Asia dan Pasific. Coklat merek ini
yang dijual di Amerika Serikat tidak ditemukan adanya kontaminasi melamin, tutur juru
bicara perusahaan dari distributor Hershey.

Pada penelitian awal menunjukkan coklat Cadbury terkontaminasi melamin khususnya pada
pabrik pembuat yang berada di Beijing. Tetapi sangat dini mengatakan seberapa banyak zat
melamin yang terkandung didalamnya.

Juru bicara Cadbury ini mengatakan tidak ada produk Cadbury lainnya diluar China yang
terkontaminasi melamin. Pabrik Cadbury di China hanya memasok ke paar Australia, Taiwan,
Nauru, Hong Kong dan Christmas Island.

Zat berbahaya melamin telah memakan korban 4 bayi meninggal di China, dan 54.000 bayi
sakit ginjal. Perusahaan industri obat yakin susu di China ditambahi melamin untuk memberi
kesan susu banyak mengandung protein padahal melamin tidak mengandung nilai gizi apapun bahkan berbahaya karena biasa dipakai untuk bahan pembuat plastik.

bisnis.com

 

Berita Lain

  • Dharma Jaya siapkan 6.600 ekor kurban
  • Matahari yakin omset penjualan terlampaui
  • 'Bulog tak monopoli perdagangan gula'
  • RUPSLB BBJ sepakat Edi Susmadi direktur baru

Komentar

#1 - Angkuh nian

Angkuh nian ini produsen?! Di Perancis malah ditarik kok di Indonesia mereka main gertak? Jika Indonesia kemakan gertak sambal ini produsen, hancur deh wibawa negara ini. Sebaiknya, sejak sekarang Indoneisa memberlakukan wjib kontrol pada produk dari produsen ini sampai 3 kali berturut2 secara random. Kalau bebas melamin, ok, silahkan masuk, tapi klo ga yah buang saja ke laut. Perancis memberlakukan hal yang sama kok terhadap produk yang tidak layak dikonsumsi manusia. Tp pertanyaan nih, apakah pegawai labor yg periksa produk tsb tahan melihat amplop tebal suguhan produsen?

Ujang, Paris - Perancis @ 17/10/2008 - 20:47 WIB dari 81.252.107.89 (89-107.252-81.static-ip.oleane.fr)

Beri Komentar