LONDON (Bloomberg): Inggris menyisihkan Jerman sebagai importir wine terbesar di dunia dari sisi volume, sementara permintaan minuman anggur itu diperkirakan meningkat dalam empat tahun mendatang.
Konsumsi tumbuh lebih dari 12% dalam lima tahun hingga 2007 ketika Ingggris mengimpor 135 juta peti, menurut data perusahaaan riset International Wine and Spirit Record (IWSR).
Amerika Serikat merupakan importir wine (minuman anggur) terkemuka dari sisi nilai. Impor akan terus meningkat dalam tiga tahun mendatang, dengan tingkat pertumbuhan turun menjadi 6%, menurut studi Vinexpo/IWSR.
Konsumsi minuman anggur melonjak 27% pada periode itu dan diperkirakan naik lagi 26% antara 2007 dan 2012, ungkap hasil studi itu.
Inggris masih menempati urutan ke 13 dalam konsumsi wine dunia per kepala. Posisi ini diperkirakan tidak akan berubah dalam lima tahun mendatang. Lima besar negara pengkonsumsi minuman anggur adalah Prancis (58,4 liter), Swiss (49,2 liter), Portugal (44,9 liter) dan Austria (42,2 liter).
Konsumsi minuman anggur di Inggris mencapai 27,1 liter tahun lalu. Wine putih paling populer di Inggris dibandingkan anggur merah. Konsumsi white wine diperkirakan naik menjadi 823 juta botol dalam lima tahun mendatang dari 764 juta pada 2008.
Pada periode yang sama, konsumsi wine merah diprediksi menjadi 687 juta botol dari 720 juta, menurut studi tersebut
Vinexpo memperkirakan dapat menarik hampir 2.400 peserta pameran dari 45 negara dan 50.000 pengujung lebih dari 150 negara ke acara pameran tahun ini yang akan digelar Bordeaux pada 21-25 Juni. (tw)
Nikmati kemudahan mengakses koran Bisnis Indonesia dalam berbagai format hanya dengan mendaftar menjadi member, GRATIS !
Daftar member »