Bisnis Indonesia Online » Sektor Riil » Properti
Selasa, 27/05/2008 22:06 WIB
Harga rusunami minta dinaikkan 20%-28%
oleh : Noerma Komalasari
JAKARTA: Pengembang meminta pemerintah menaikkan harga rumah susun sederhana milik (rusunami) berkisar 20%-28%. Dari Rp144 juta menjadi Rp178juta-Rp185 juta.
“Untuk tiga menara awal kami sudah ada eskalasi internal biaya konstruksi 8%. Tapi untuk dua menara selanjutnya tidak bisa kami bebankan kepada konsumen, jadi idealnya ada kenaikan harga jual rusunami,” ujar Tirta Susanto Komisaris Utama PT Mitra Safir Sejahtera, pengembang rusunami Kalimalang Residences, kepada Bisnis, hari ini.
Dia menilai harga jual rusunami naik menjadi Rp178 juta merupakan hal wajar. Kenaikan harga BBM menyebabkan pembengkakan biaya transportasi dan konstruksi 10%-20%.
Himawan Arief Dirut Perusahaan Umum Pembangunan Perumahan Nasional (Perum Perumnas) senada dengan Tirta. Pengembang rusunami City Park ini meminta pemerintah mempertimbangkan menaikan harga jual rusunami hingga Rp185 juta.(08)
bisnis.com
Berita Lain
- PDAM Semarang bidik perumahan
- Pemkot Semarang didesak benahi jalan
- Pemenang tender proyek Ngaliyan--Mijen dibatalkan
- Rusunami agar gunakan manajemen satu atap
- Tol Bawen-Yogyakarta butuh investasi besar