Bisnis Indonesia Online » Sektor Riil » Properti


Jumat, 11/07/2008 19:55 WIB

Relokasi jalan Siring-Porong dimulai

oleh : Rachmad Hidayatullah


SIDOARJO (Bisnis.com): Relokasi jalan arteri segmen Siring-Porong dimulai untuk mengatasi kemacetan selama ini yang timbul akibat semburan lumpur Sidoarjo.

Pembangunan jalan itu dianggarkan Rp366 miliar yang berasal dari APBN 2008/2009. Jalan arteri ini akan berdampingan dengan jalan tol Gempol-Porong yang pembebasan lahannya dilaksanakan bersamaan. Lahan yang dibebaskan baru mencapai 40% dari keseluruhan kebutuhan lahan.

Menteri PU Joko Kirmanto menyatakan relokasi ini sangat vital sebab sangat membantu percepatan laju perekonomian di Jawa Timur yang melambat akibat jalur Gempol-Porong sering macet.

"Bila pembangunan jalan arteri dan tol selesai, maka pembangunan ekonomi di Jatim bisa lebih kencang daripada sekarang," kata Joko usai peresmian awal pembangunan relokasi jalan arteri segmen Siring-Porong di Sidoarjo hari ini.

Pembebasan lahan untuk kedua proyek tersebut dilaksanakan oleh dua Panitia Pengadaan Tanah (PPT) sebab ruas jalan tersebut melintasi dua Kabupaten, yaitu Sidoarjo dan Pasuruan.

"PPT yang dibentuk Pemerintah Kabupaten Sidoarjo diketuai oleh Sekretaris Daerah Sidoarjo, sedangkan PPT Pemkab Pasuruan diketuai Asisten I. Kedua tim tersebut akan melaksanakan musyawarah maksimal tiga kali dengan warga," kata Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS) Harum Puspito. (tw)

bisnis.com

 

Berita Lain

  • Hotel Four Seasons Macau diresmikan
  • Asiana akan bangun apartemen Senopati
  • Ketersediaan air di RI di atas rata-rata dunia
  • Perusahaan realestat di Jepang makin terpuruk

Komentar

#1 - proyek sia-sia

semestinya bukan jalannya yg direlokasi, tapi industrinya. Apalagi jalannya juga berdampingan dengan jalan tol yg terendam, tinggal menunggu waktu bakal terendam juga

wak culai - pekanbaru @ 21/07/2008 - 06:17 WIB dari 69.85.217.190 (wan-217-190.usouthal.edu)

Beri Komentar