Bisnis Indonesia Online » Sektor Riil » Properti
Senin, 25/08/2008 19:27 WIB
Wika ikuti tender proyek mal di Libya
oleh : A. Dadan Muhanda
JAKARTA (bisnis.com): PT Wijaya Karya (Wika) Tbk mengajukan penawaran proyek mal di Libya senilai Rp1,55 triliun.
Direktur Utama Wijaya Karya Bintang Perbowo mengatakan nilai penawaran yang diajukan Wika itu berada pada urutan kedua dari 11 perusahaan yang mengikuti tender pada proyek yang dikelola oleh perusahaan milik keluarga Presiden Moammar Khadafi itu.
"Kami berada pada urutan kedua dari 11 perusahaan. Penawar tertinggi dari Eropa senilai Rp1,9 triliun dan penawar terendah Rp1,35 triliun. Kami sedang menunggu visa ke Libya karena sudah masuk tahap final," katanya di Jakarta hari ini.
Sementara itu, Direktur Operasional Wika Slamet Maryono mengatakan optimistis dapat meraih proyek itu baik sebagai kontraktor utama maupun subkontraktor karena pemerintah setempat mengutamakan kerja sama dengan negara muslim atau mayoritas penduduk muslim.
Sebanyak 10 orang tim Wika sudah berada di Libya untuk negosiasi dan finalisasi kontrak tersebut. "Kami akan terus mengkaji proyek mulai dari term of contract, hingga keuntungannya," ujar dia.
Di dalam negeri, Wika akan menggarap proyek 14 infrastruktur dan properti senilai Rp2,5 triliun yang diperoleh pada periode Juli-Agustus 2008. Sekitar 30%-40% proyek baru itu akan dikerjakan pada semester kedua tahun ini sedangkan sisanya dikerjakan mulai tahun depan. (tw)
bisnis.com
Berita Lain
- 'Ekspansi kontraktor asing tertunda krisis'
- Harga bahan bangunan turun, eskalasi tak jadi
- LKPP: Praktik banting harga masih tinggi
- Perdana Gapuraprima fokus garap hunian horizontal
- Sunindo bangun hotel bintang lima di Solo