Bisnis Indonesia Online » Sektor Riil » Properti
Senin, 22/09/2008 20:20 WIB
Aston targetkan okupansi Cosmopolis 70%
oleh : Rachmad Hidayatullah
SURABAYA (Bisnis.com): Aston International menargetkan okupansi serviced apartment Aston Cosmopolis mencapai 65%-70% pada tahun pertama operasional 2009 dan okupansi digenjot hingga 80%-85% pada 2010.
Target Aston International selaku hotel management Aston Cosmopolis, ditetapkan setelah membaca pasar hotel di Surabaya sangat tinggi. Konsumen yang dibidik di antaranya ekspatriat. Kepala Pemasaran Aston International Norbert Vas menyatakan kaum ekspatriat yang dibidik adalah para profesional yang dipekerjakan perusahaan asing asal Korsel, Jepang, atau dari Eropa dan AS.
"Segmen ekspatriat ini kami targetkan menghuni dalam jangka waktu panjang [long stay]. Tamu long stay ini kami perkirakan sekitar 50% dan 50% sisanya merupakan tamu-tamu individual yang menginap harian," papar Norbert di sela-sela pameran Aston Cosmopolis di Surabaya, hari ini.
Aston Cosmopolis termasuk salah satu kondominium hotel (kondotel) pertama yang beroperasi di Surabaya. Kontrak mereka dengan PT Kreatifitas Putra Mandiri untuk mengelola Aston Cosmopolis yang berbintang empat pertama akan berlangsung selama 10 tahun. Dalam jangka waktu tersebut, Aston International akan menerima management fee 2%-4% dari pendapatan Aston Cosmopolis. Bila pendapatan tersebut melampaui target, mereka akan menerima 2%-5% dari profit sebagai insentif. Setelah beroperasi selama 10 tahun, selanjutnya Aston International akan merundingkan kembali kontrak yang telah dibuat.
"Jangka waktu 10 tahun sangat cukup bagi para investor untuk mengembalikan dan meraih laba atas investasi yang dilakukannya dan bagi kami selaku manajemen hotel memiliki cukup waktu untuk menghasilkan bisnis yang menguntungkan bagi dua belah pihak," kata Norbert.
Direktur PT Kreatifitas Putra Mandiri Fajar Wijaya menyatakan pihaknya optimistis penjualan unit serviced apartemen Aston Cosmopolis naik 10%-15% dibandingkan dengan sebelum menggandeng Aston International. "Tanpa berpromosi gencar dan pameranpun, sekitar tujuh unit apartemen kami terjual belum lama ini. Apalagi ada pameran tujuh hari ke depan, kami berharap penjualan akan lebih meningkat lagi," kata Fajar.(yn)
bisnis.com
Berita Lain
- 'Ekspansi kontraktor asing tertunda krisis'
- Harga bahan bangunan turun, eskalasi tak jadi
- LKPP: Praktik banting harga masih tinggi
- Perdana Gapuraprima fokus garap hunian horizontal
- Sunindo bangun hotel bintang lima di Solo