Bisnis Indonesia Online » Sektor Riil » Properti
Jumat, 03/10/2008 14:20 WIB
Penjualan apartemen di Manhattan turun 24%
oleh : Ratna Ariyanti
NEW YORK (AP): Penjualan apartemen di Manhattan pada kuartal III/2008 menurun seiring dengan kelesuan yang menimpa Wall Street.
Firma perumahan Prudential Douglas Elliman menyebutkan angka penjualan pada kuartal ketiga anjlok 24% dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu. Sementara itu, jumlah unit yang terjual mengalami peningkatan 35% dibandingkan pada 2007.
Harga jual apartemen di Manhattan pada kuartal ketiga rata-rata mencapai U$928.000. Angka tersebut mengalami kenaikan sebesar lebih dari 7% dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu. Tapi jika dibandingkan dengan harga jual rata-rata pada kuartal kedua, harga jual pada kuartal ketiga ini merosot lebih dari 9%.
Dalam laporan yang terpisah, firma perumahan Brown Harris Stevens menyebutkan bahwa angka penjualan apartemen di Manhattan pada kuartal ketiga tahun ini turun hingga 14% dibandingkan dengan kuartal yang sama tahun lalu.
Senada dengan laporan yang dirilis oleh Prudential, laporan tersebut juga menunjukkan adanya penurunan harga jual apartemen dari harga jual pada kuartal sebelumnya dan peningkatan dibandingkan harga jual pada tahun lalu.
Guru Besar Kebijakan dan Bisnis dari University of Southern California Richard Green mengatakan di kota di mana penjualan apartemen dapat memakan waktu tahunan, angka-angka tersebut belum merefleksikan situasi terkini yang tengah terjadi di Wall Street. (tw)
bisnis.com
Berita Lain
- 'Ekspansi kontraktor asing tertunda krisis'
- Harga bahan bangunan turun, eskalasi tak jadi
- LKPP: Praktik banting harga masih tinggi
- Perdana Gapuraprima fokus garap hunian horizontal
- Sunindo bangun hotel bintang lima di Solo