Bisnis Indonesia Online » Sektor Riil » Properti
Selasa, 07/10/2008 18:50 WIB
Pembebasan tanah ruas tol trans-Jawa naik
oleh : A. Dadan Muhanda
JAKARTA (bisnis.com): Pembebasan tanah pada ruas tol trans-Jawa naik dua kali lipat selama September mencapai 91,5 ha senilai Rp145 miliar dibandingkan bulan sebelumnya.
Kepala Sub Direktorat Pengadaan Lahan Departemen PU Wijaya Seta mengatakan pembayaran uang ganti rugi pada saat bulan puasa lebih mudah dilakukan sehingga hasil pembebasan lahan pada periode itu meningkat signifikan.
"Selama puasa hingga Lebaran pembebasan tanah lebih baik dibandingkan bulan-bulan sebelumnya. Mudah-mudahan kondisi ini bisa berlanjut hingga akhir tahun nanti," katanya kepada Bisnis hari ini.
Lahan yang paling banyak dibebaskan pada periode itu adalah ruas Pejagan-Pemalang mencapai 40 ha dengan biaya ganti rugi Rp12,5 miliar. Tetapi ruas yang membutuhkan dana pembebasan tinggi adalah Semarang-Solo mencapai Rp68 miliar seluas 10 ha. Harga tanah pada seksi I Semarang-Unggaran naik hingga tiga kali lipat karena melewati lahan perkotaan.
"Pembebasan lahan pada September naik hampir dua kali lipat dibandingkan bulan sebelumnya. Musyawarah dan lobi dengan masyarakat lebih lancar karena banyak warga yang membutuhkan dana," ujarnya.
Proyek tol trans-Jawa dari Cikampek Jawa Barat hingga Surabaya membentang sepanjang 646,5 km yang dikerjakan ke dalam beberapa paket. Lahan yang dibutuhkan untuk proyek itu mencapai 4.783 ha. Dengan tambahan pembebasan lahan tersebut, total tanah yang sudah tersedia seluas 529 ha atau baru tersedia 11%. (tw)
bisnis.com
Berita Lain
- 'Ekspansi kontraktor asing tertunda krisis'
- Harga bahan bangunan turun, eskalasi tak jadi
- LKPP: Praktik banting harga masih tinggi
- Perdana Gapuraprima fokus garap hunian horizontal
- Sunindo bangun hotel bintang lima di Solo