JAKARTA (bisnis.com): Pemerintah akan meningkatkan kerja sama dengan perusahaan swasta dan BUMN untuk memberdayakan pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) melalui program corporate social responsibility (CSR) serta Program Kemitraan dan Bina Lingkungan.
Bonar Hutauruk, Asisten Deputi Urusan Lembaga Pengembangan Bisnis Kementerian Negara Koperasi dan UKM, mengatakan 6 perusahaan BUMN dan swasta sudah terlibat dalam pemberdayaan UMKM. Tetapi masih banyak potensi perusahaan lain untuk berpartisipasi.
"Rencananya pada Januari 2010 PT Sinar Mas akan berpartisipasi membina UMKM melalui program CSR. Perusahaan ini memiliki banyak anak perusahaan yang bisa terlibat dalam program pengembangan sektor riil. Baik dari sisi finansial maupun pendampingan teknis," ujar Bonar.
Sebelumnya PT Berau Coal, PT Bakrie Suamatera Plantations, PT Sucofindo, PT Telkom, PT Pama dan PT Arukmin sudah bergabung dengan Kementerian Negara Koperasi dan UKM memberdayakan pelaku UMKM.
Menurut Bonar, umumnya perusahaan swasta besar maupun BUMN sudah melakukan kerja sama dengan UMKM melalui program CSR maupun PKBL. Namun pemerintah mempertimbangkan agar peran serta perusahaan bisa lebih dikembangkan.
Dalam strategi pengembangan kerja sama itu, Kementerian Koperasi dan UKM di antaranya mengangkat dan mengembangkan kapasitas UMKM sesuai dengan bisnis utama perusahaan seperti yang telah dilakukan Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA).
YDBA, misalnya membina UKM produsen komponen yang diperlukan bagi keperluan grup usahanya yang bernaung di bawah Astra. PT Sinar Mas yang sudah masuk dalam program CSR, masih bisa ditingkatkan karena memiliki perkebunan sawit luas di kawasan Sumatera. (tw)
Nikmati kemudahan mengakses koran Bisnis Indonesia dalam berbagai format hanya dengan mendaftar menjadi member, GRATIS !
Daftar member »