Bisnis Indonesia Online » Sektor Riil » Ritel & UKM
Selasa, 15/07/2008 14:03 WIB
Tunggakan kredit PPMK capai RpRp190,79 miliar
oleh : Nurudin Abdullah & Mia Citra Dinisari
JAKARTA (bisnis.com): Nilai total tunggakan pengembalian pinjaman dalam program pemberdayaan masyarakat kelurahan (PPMK) di DKI Jakarta periode 2002-2007 mencapai Rp190,79 miliar.
"Dari total tunggakan [pengembalian pinjaman] itu, menurut auditor independen, yang sudah dikembalikan sebanyak Rp2,34 miliar," kata Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo di Jakarta, hari ini.
Dia mengatakan upaya mengatasi masalah penyaluran dana PPMK dengan Pergub No.121 Tahun 2006 tentang Petunjuk Teknis Penyelesaian Permasalahan Keuangan PPMK dan Sanksi Penahanan Pengguliran bagi Rukun Warga yang tunggakannya di atas 30%.
Selain itu, lanjutnya, sesuai saran Badan Pemeriksa Keuangan RI, akan disusun sistem yang terintegrasi antara penganggaran dan pertanggungjawaban serta tugas dan kedudukan organisasi.
Begitu juga, lanjutnya, saran DPRD DKI agar penyaluran dana PPMK dikelola oleh lembaga keuangan mikro berbadan hukum.
Pemprov DKI dalam anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) periode 2007 mengalokasikaan dana sebesar Rp267 miliar. Dana untuk PPMK itu dikucurkan kepada 267 kelurahan yang tersebar di 44 kecamatan di Jakarta, masing-masing Rp1 miliar per kelurahan.
Sementara itu, Wakil Ketua Komisi C DPRD DKI Jakarta Prya Ramadhani (F-PG) mengatakan dana PPMK sebesar Rp1 miliar per kelurahan dapat dimanfaatkan untuk membantu masyarakat yang sekarang mengalami beban ekonomi cukup berat akibat kenaikan harga bahan bakar minyak.
Apalagi, lanjutnya, dana tersebut dapat dikelola menjadi modal bergulir yang sekarang ini sulit didapat masyarakat kecil yang belum familiar dengan lembaga perbankan.
Menurut Fauzi, sistem pengelolaan baru Bina Ekonomi PPMK akan dibuatkan tahun ini agar sesuai dengan peraturan dan pemanfaatannya tepat sasaran.
"Untuk itu dibentuk unit pelayanan teknis badan layanan umum daerah [UPT-BLUD] dan pelatihan bagi lembaga keuangan mikro," jelasnya.(er)
bisnis.com
Berita Lain
- Paramita gelar Festival Kepiting Ramadan
- Ristra rencanakan go public
- Permintaan makanan dan minuman naik 50%
- Aneka Raos batal ekspansi ke Arab Saudi
- Pemprov Jateng diminta berpihak pada UKM