Bisnis Indonesia Online » Sektor Riil » Ritel & UKM


Jumat, 08/08/2008 13:13 WIB

'Menkop harus berani cairkan dana bergulir'

oleh : Moh. Fatkhul Maskur

JAKARTA (Bisnis.com): Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama (LPNU) menilai Menteri Negara Koperasi dan UKM Suryadharma Ali seharusnya berani mencairkan dana bergulir yang masih di Depkeu, meski diperlakukan sebagai belanja modal.

“Kalau memang dana bergulir tahun–tahun sebelumnya tidak ada masalah, ya jangan takut menyalurkan dana bergulir anggaran tahun ini,” ujar Sekretaris LPNU Fathan Subhi, hari ini.

Hal itu, menurut dia, karena yang berubah hanyalah status dana dari sebelumnya sebagai belanja sosial yang tidak harus dilaporkan dalam neraca keuangan pemerintah.

Fathan menyatakan Menteri Negara Koperasi tidak perlu takut bila pengguliran dana yang selama ini dilakukan tidak bermasalah.

Kementerian Koperasi dan UKM sebelumnya menyatakan dana bergulir yang disalurkan kepada koperasi berjalan dengan baik, bahkan dana yang diadministrasikan oleh bank tersebut bertumbuh.

“Tampaknya Menteri Koperasi takut, karena dana [belanja modal] itu harus dilaporkan, berbeda dengan dana bergulir sebelumnya. Ini menjadi pertanyaan, apakah dana sebelumnya itu bergulir?” kata Fathan.

Sebelumnya, Direktur Induk Koperasi Syariah (Inkopsyah) Wiji Tri Kusuma Adi menilai kalangan birokrasi kurang antisipatif sehingga dana bergulir Rp439 miliar untuk bantuan penguatan modal UMKM di Kementerian Negara Koperasi dan UKM tidak tersalurkan pada tahun ini.

Dampak dari kegagalan penyaluran bantuan penguatan (bankuat) bagi permodalan itu makin mempersulit posisi bisnis sektor riil, khususnya UMKM, terutama yang selama ini mengandalkan bankuat untuk mendukung aktivitasnya.

“Jika penyaluran itu gagal, kami sangat menyayangkan karena pascakenaikan [harga] bahan bakar minyak kondisi sebagian besar UMKM sudah sangat sulit,” ujarnya, kemarin.(er)

bisnis.com

 

Berita Lain

  • UMKM tetap bertahan di tengah krisis global
  • Kemenkop revisi PP Koperasi Simpan Pinjam
  • Peserta Koperasi Prospek Mandiri diminta kreatif
  • Dana permodalan Prospek Mandiri disetop

Komentar

Beri Komentar