Bisnis Indonesia Online » Sektor Riil » Ritel & UKM
Selasa, 12/08/2008 20:00 WIB
Program Prospek Mandiri dihentikan sementara
oleh : Oleh Mulia Ginting Munthe
JAKARTA (bisnis.com): Kementerian Negara Koperasi dan UKM tahun ini menghentikan sementara Program Sarjana Pencipta Kerja (Prospek) Mandiri untuk memonitor perkembangan 37 koperasi yang sudah eksis.
Prijambodo, Asisten Deputi Urusan Pemberdayaan Lembaga Pengembangan Bisnis Kementerian Negara Koperasi dan UKM, mengatakan ke-37 koperasi yang sudah menjalankan Prospek Mandiri dinilai masih perlu pendampingan.
"Karena itu pada tahun ini kami harus mencurahkan perhatian terhadap aktivitas bisnis yang dijalankan 20 sarjana yang tergabung dalam setiap kelompok Prospek Mandiri," ujar Prijambodo kepada Bisnis.
Prospek Mandiri diluncurkan pada 2006 dan hingga tahun ini sudah berdiri 37 koperasi yang menaungi program bagi sarjana menganggur itu. Setiap koperasi menerima bantuan penguatan (bankuat) dari Kementerian Koperasi dan UKM antara Rp200 juta-Rp900 juta.
Menurut Prijambodo, kendati ke-37 koperasi sudah menjalankan aktivitasnya, pemerintah belum mewajibkan mengembalikan dana bankuat. Sesuai usia program Prospek Mandiri, lima tahun, dana yang dipakai harus dikembalikan saat program itu berakhir.
Dari ke-37 unit kerja Prospek Mandiri yang berdiri atas dasar koperasi, sejumlah 22 berdiri pada program 2006. Sedangkan 19 lainnya berdiri pada tahun lalu. Saat ini sudah tercatat 990 sarjana yang masuk dalam Prospek Mandiri. (tw)
bisnis.com
Berita Lain
- Indomaret gelar festival vokal
- UKM kesulitan modal ditawari merger
- Matahari bangun lagi gerai di Tunjungan Plaza
- McDonald's akan buka 175 restoran di China
- 4 Pelaku UKM raih Citi Mikro Entrepreneurship Award