Bisnis Indonesia Online » Sektor Riil » Ritel & UKM


Rabu, 20/08/2008 19:44 WIB

Kadin Jaya: Usaha kue subuh harus dipertahankan

oleh : Nurudin Abullah

JAKARTA (Bisnis.com): Kadin Jaya meminta jaminan Pemprov DKI Jakarta agar mempertahankan keberadaan 600 pedagang dan pengusaha kue subuh di Pasar Senen, Jakarta Pusat dan Melawai Blok M, Jakarta Selatan.

Wakil Ketua Bidang Perdagangan Dalam Negeri dan UKM Kamar Dagang dan Industri DKI Jakarta (Kadin Jaya) Thamrin Pulungan mengatakan multiplier effect secara ekonomis dari kegiatan perdagangan kue subuh itu sangat luas, mulai dari omzet penjualan produk kue dan bahan bakunya, serta tenaga kerja yang terserap secara langsung maupun tidak langsung.

“Karena itu keberadaan mereka harus dipertahankan dan perlu dikembangkan ke tempat lain di lima wilayah kota Jakarta. Kadin Jaya akan bantu mereka,” katanya di Jakarta, hari ini.

Pedagang dan pengusana kue dan makanan tradisional sudah puluhan tahun berjualan di dua areal di Senen dan Melawai. Aktivitas berjualan di mulai sejak dini hari pukul 04.00 dan berakhir sekitar pukul 08.30-09.00 WIB.

Sekjen Asosiasi Pengusaha Bakery Indonesia (Apebi) Chris Hardijaya mengatakan siap membantu perdagangan kue subuh karena memiliki potensi mendorong pertumbuhan ekonomi, terutama di Jakarta a.l. karena transaksinya mencapai Rp1,2 miliar per hari. "Total omzet dihitung dari jumlah pedagang kue subuh di Senen sekitar 400 orang dan Melawai 200 orang dengan omzet Rp500.000-Rp5 juta per hari per pedagang dan dibuat rata-rata menjadi sekitar Rp2 juta per hari per pedagang," katanya.

Kasubdis Usaha Kecil dan Menengah Dinas Koperasi dan UKM DKI Jakarta Maz Panjaitan mengatakan kegiatan usaha di lahan fasilitas umum ada aturannya dan khusus pedagang kue subuh itu sudah mendapat perhatian untuk diperhatankan keberadaannya. “Bahkan, kami sudah menyiapkan 16 lokasi binaan baru di lima wilayah kota Jakarta yang diusahakan di situ dapat dikembangkan bagi kegiatan perdagangan kue di waktu subuh,” katanya.(yn)

bisnis.com

 

Berita Lain

  • UMKM tetap bertahan di tengah krisis global
  • Kemenkop revisi PP Koperasi Simpan Pinjam
  • Peserta Koperasi Prospek Mandiri diminta kreatif
  • Dana permodalan Prospek Mandiri disetop

Komentar

Beri Komentar