Bisnis Indonesia Online » Sektor Riil » Ritel & UKM


Senin, 01/09/2008 09:57 WIB

Usaha bersama antarkoperasi DKI akan dibuat

oleh : Nurudin Abdullah

JAKARTA (Bisnis.com): Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) DKI Jakarta akan memprakarsai terbentuknya kegiatan usaha bersama antarkoperasi di Ibu Kota untuk mendorong kinerjanya.

Kegiatan usaha tersebut disesuaikan dengan bisnis inti yang selama ini digarap oleh sejumlah koperasi yang akan dihimpun dalam satu wadah, agar lebih kompetitif dan prospektif.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Mikro (UKM) DKI Ade Suharsono mengatakan ribuan koperasi yang terdaftar dan beroperasi di Jakarta dapat menjadi kekuatan ekonomi yang cukup besar bila disinergikan dalam satu wadah usaha bersama.

"Karena itulah kami akan membentuk usaha bersama yang merupakan gabungan dari sejumlah koperasi, dengan jenis usaha yang akan ditentukan kemudian, misalnya di bidang perdagangan atau jasa," katanya, hari ini.

Dia mengatakan di DKI Jakarta terdapat sebanyak 4.857 koperasi. Namun, 30% dari jumlah tersebut mencapai sekitar 1.457 koperasi dalam keadaan vakum atau tidak beroperasi.

Padahal, jika seluruh koperasi yang jumlahnya mencapai ribuan di Jakarta beroperasi dengan baik, akan menjadi satu kekuatan yang mampu mendorong laju pertumbuhan perekonomian di Ibu Kota.

Menurut Ade, pihaknya juga akan membentuk forum koperasi Jakarta yang bertujuan untuk membantu mengatasi masalah yang dihadapi koperasi yang menyebabkan kinerjanya anjlok, a.l. faktor sumber daya manusia, permodalan, produksi dan pemasaran serta jaringan kerjanya.

"Melalui forum itu nanti antarkoperasi dapat saling bertukar pikiran dan mencari solusi yang terbaik untuk mengatasi masalah yang dihadapi," tegasnya.(er)

bisnis.com

 

Berita Lain

  • Penny operasikan restoran sandwich
  • Molto beri solusi hemat gunakan air
  • BSN dorong penggunan SNI di UMKM
  • Fastfood patok penjualan tumbuh 19%
  • Nila Sari siapkan kue setinggi 33 meter
  • BreadTalk keluarkan dua varian baru
  • Indomaret gelar festival vokal
  • UKM kesulitan modal ditawari merger
  • Matahari bangun lagi gerai di Tunjungan Plaza

Komentar

Beri Komentar