Bisnis Indonesia Online » Sektor Riil » Ritel & UKM
Rabu, 03/09/2008 13:03 WIB
Coca-Cola incar pembuat jus terbesar di China
oleh : Taufik Wisastra
HONG KONG (Bloomberg): Coca-Cola Co mengajukan tawaran membeli China Huiyuan Juice Group Ltd senilai HK$17,9 miliar (US$2,3 miliar) untuk menjadi pembuat jus terbesar di negara itu.
Produsen minuman ringan terbesar di dunia itu akan membayar kas HK$12,20 per saham, tiga kali lipat dari harga penutupan HK$4,14. Harga saham Huiyuan yang berbasis di Beijing itu melonjak 167% menjadi HK$11,06 pada pkl. 11:23 waktu Hong Kong.
Chief Executive Officer (CEO) Coca-Cola Muhtar Kent, yang baru dua bulan memegang jabatan itu, melakukan akuisisi terbesar perusahaan itu di luar negeri seiring dengan melemahnya peenjuaalaan di Amerika Utara.
Pembelian itu akan menggandakan pangasa pasar jus Coca-Cola di China, berdasarkaan estimasi Euromonitor International.
"Langkah ini akan membantu Coca-Cola meningkatkan panggsa pasar di China secara signifikan. Pasar minuman sanggat kompetitif di China," ujar Renee Tai, analis makanan dan minuman pada CIAM Group Ltd di Hong Kong dalam wawancaara lewat telepon.
Nilai penawaran Huiyuan itu 46,6 kali dari perkiraan tahun ini, menurut data yang dikumpulkan Bloomberg. Harga saham Huiyuan turun 49% sepanjang tahun ini sampai 29 Agustus, kektika penjaualaan saham itu dihentikan sementara terkait pengumuman hari ini. (tw)
bisnis.com
Berita Lain
- SariWangi Gold tawarkan enam rasa teh
- Allure buka butik ke delapan di Bali
- Suryadharma serahkan mobil ke Mitra Tani
- Program OVOP untuk semua daerah
- Jogjakarta Eksotic raih Hiramatsu Award