Bisnis Indonesia Online » Sektor Riil » Ritel & UKM
Rabu, 24/09/2008 19:35 WIB
Apindo Surakarta gelar produk kerajinan Soloraya
oleh : Stefanus Arief Setiaji
SOLO (Bisnis.com): Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Surakarta menyelenggarakan kegiatan gelar produk kerajinan Soloraya yang diikuti sedikitnya 40 pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di wilayah tersebut dengan menampilkan sejumlah produk berkualitas ekspor.
Beberapa produk kerajinan tekstil, mebel, elektronik dan makanan dari sejumlah UMKM dipajang dan dijual dengan harga murah, guna merangsang daya beli masyarakat, khususnya untuk memenuhi kebutuhan Lebaran.
Ketua Apindo Surakarta Baningsih B. Tedjokartono mengatakan kegiatan itu melibatkan sejumlah asosiasi seperti Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) dan Asosiasi Industri Permebelan dan Kerajinan Indonesia (Asmindo) dalam upayanya mengembangkan Soloraya sebagai kawasan bisnis.
"Kami merangkul semua potensi produk kerajinan yang ada di Soloraya dalam kegiatan ini. Dari total 40 stand yang kami sediakan, semuanya terisi," ujarnya kepada Bisnis, hari ini.
Menurut dia, Apindo bersama dengan API dan Asmindo akan terus memfasilitasi kegiatan gelar produk ini sehingga bisa terselenggara setiap tahun dan mampu mendongkrak citra Kota Solo sebagai kota pariwisata.
Walikota Solo Joko Widodo dalam sambutannya yang dibacakan oleh Pelaksana tugas Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Diperindag) Kota Solo Joko Pangarso menyatakan, upaya pengembangan sentra bisnis di kawasan Soloraya harus berjalan secara terpadu. Dia mengungkapkan setiap pemerintah kabupaten/kota di Soloraya harus menghilangkan egosime pribadi sehingga potensi produk maupun potensi pariwisata di Soloraya dapat dikemas secara bersama.
"Setiap pemerintah kabupaten/kota di Soloraya harus secara bersama mendorong keunggulan produknya dan menghilangkan egoisme pribadi antarpemerintahan," paparnya.
Dia menambahkan wilayah Soloraya memiliki banyak potensi produk unggulan yang dapat diproyeksikan menembus pasar ekspor, sehingga diperlukan langkah konkret dari pemerintah kabupaten/kota untuk memfasilitasi potensi itu. "Tinggal bagaimana produk dengan kualitas ekspor tersebut dikemas dan menyesuaikan dengan kebutuhan pasar,” tuturnya.
Menurut rencana, kegiatan gelar produk yang dikemas dengan tema Obral Gede Produk Soloraya tersebut akan digelar selama satu minggu.(yn)
bisnis.com
Berita Lain
- SariWangi Gold tawarkan enam rasa teh
- Allure buka butik ke delapan di Bali
- Suryadharma serahkan mobil ke Mitra Tani
- Program OVOP untuk semua daerah
- Jogjakarta Eksotic raih Hiramatsu Award