Semburan lumpur Sidoarjo sampai 30 tahun

Senin, 22/06/2009 13:21:09 WIBOleh: Berliana Elisabeth S.
WELLINGTON (Bloomberg): Semburan lumpur di Sidoarjo Jawa Timur yang memakan korban 40.000 orang dan menelan dana US$4,9 miliar akan berlangsung hingga 30 tahun ke depan.

Ahli geologi dari Perth’s Curtin University of Technology Australia Mark Tingay menyatakan semburan lumpur yang dikenal sebagai Lupur Sidoarjo ini menyemburkan 100.000 meter kubik lumpur per hari. Semburan ini setara dengan 50 kali ukuran kolam renang Olympic. Semburan awalnya hanya 5.000 meter kubik per hari dan tertinggi 170.000 meter kubik.

"Ini hanya perkiraan. Semburan dengan intensitas tinggi kemungkinan berlanjut dua atau tiga tahun ke depan, atau mungkin bisa jadi hingga ratusan tahun," kata Tingay melalui pernyataannya pada Geological Society of Australia.

Semburan lumpur Sidoarjo dimulai pada Mei 2006 tepatnya di Banjar Panji daerah eksplorasi Lapindo Brantas Inc, venture (kerjasama) dengan Santos Ltd, produsen minyak dan gas terbesar ketiga di Australia.

Santos menjalin kerjasama sejak tahun lalu untuk membatasi dan mengatasi kerusakan dari bencana semburan lumpur.

Ketika titik didih semburan lumpur mencapai 7 kilomoeter square (2,8 square mill), sekitar 100.000 rumah warga terendam. Semburan lumpur berjarak sekitar 690 kilometer (431 mill) sebelah Timur Jakarta.

Permukaan tanah amblas antara 2 dan 5 sentimeter (2 inci) per hari di bawah semburan lumpur yang berjarak 30 meter, kata Tingay dalam laporan Earth Science Showcase. Dalam 12 jam, permukaan tanah amblas 3 meter.
Nikmati kemudahan mengakses koran Bisnis Indonesia dalam berbagai format hanya dengan mendaftar menjadi member, GRATIS !
Daftar member »
 

Komentar

Hak Cipta © 2007 - 2009 - PT Jurnalindo Aksara Grafika