Produksi minyak mentah naik tipis

Selasa, 09/02/2010 08:53:24 WIBOleh: Rudi Ariffianto
JAKARTA (Bisnis.com): Rata-rata produksi minyak mentah 2010 naik tipis dari 946.048 barel per hari (bph) menjadi 946.179 bph kendati sempat terjadi lonjakan produksi minyak hingga 960.402 bph pada 7 Februari menyusul mulai pulihnya produksi dari Blok Cepu.

Kepala Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi R. Priyono mengungkapkan produksi minyak sempat mencapai 960.402 bph pada Minggu, yang termasuk di dalam angka produksi itu kondensat sebanyak 142.709 bph. Dengan produksi itu, katanya, rata-rata produksi Februari menjadi 953.146 bph, atau naik dibandingkan dengan posisi 4 Februari lalu yang mencapai 952.096 bph.

“Rata-rata produksi minyak untuk 2010 menjadi 946.179 bph,” katanya melalui pesan singkat semalam.

Dalam penjelasannya Priyono menyebutkan Kangean hingga kini masih dalam status shutdown dengan kehilangan produksi 2.500 bph. Demikian halnya dengan ConocoPhilips masih turun 2.000 bph karena belum tuntasnya proses pekerjaan pigging di Suban.

Adapun, CNOOC kini mulai menaikkan produksinya hingga mencapai 41.000 bph setelah sebelumnya turun akibat mundurnya penyelesaian pemeliharaan pada area Central. Kenaikan produksi juga terjadi pada Banyu Urip, Blok Cepu yang sempat anjlok hingga 6.800 bph, kini produksi telah mencapai 17.800 bph.

Untuk Blok Cepu, BP Migas sebelumnya menyebutkan penyebab turunnya produksi adalah pengurangan permintaan dari Pertamina dan kilang Tri Wahana Universal. Hanya saja, Kepala Integrated Supply Chain Pertamina Rusnaedy mengaku Pertamina tidak pernah menurunkan permintaan, bahkan telah menyatakan kesanggupan kepada BP Migas untuk menyerap 20.000 bph dari Blok Cepu.

“Itu masalahnya ada di TWU karena shutdown lagi. Kami diminta oleh BP Migas untuk menaikkan tingkat serapan minyak di sana dari 10.000 bph menjadi 14.000 bph. Kami sudah balas, jangankan 14.000 bph, 20.000 bph kami ambil karena daya tampung kilang nasional masih memadai,” tegasnya.

Sebelumnya, Priyono mengatakan apabila tidak terjadi kendala-kendala, potensi produksi minyak nasional sebenarnya bisa mencapai 977.000 bph.

Sementara itu,produksi gas selama Februari mencapai 8.612 juta kaki kubik per hari (mmscfd) atau naik dari rata-rata hingga 4 Februari lalu yang mencapai 8.589 mmscfd. Priyono menyebutkan dengan rata-rata itu produksi gas 2010 sejauh ini mencapai 8.664 mmscfd. (mrp)
Nikmati kemudahan mengakses koran Bisnis Indonesia dalam berbagai format hanya dengan mendaftar menjadi member, GRATIS !
Daftar member »
 

Komentar

Hak Cipta © 2007 - 2009 - PT Jurnalindo Aksara Grafika