Bisnis Indonesia Online » Sektor Riil » Tambang & Energi


Senin, 12/05/2008 08:44 WIB

Venezuela-China kerja sama minyak

oleh : Taufik Wisastra

CARACAS (Bloomberg): Venezuela setuju dengan China untuk membentuk usaha patungan yang akan memproduksi minyak di Orinoco Belt guna memasok 400.000 barel per hari ke pengilangan baru yang akan mereka dirikan di China.

Usaha bersama antara Petroleos de Venezuela SA dan China National Petroleum Corp itu akan memompa minyak dari daerah yang disebut Junin 4, where di mana CNPC memiliki cadangan, kata Presiden Hugo Chavez dalam penandatanganan di Caracas.

China menjamin pasokan energi jangka panjang ke seluruh dunia. Konsumsi minyak China akan meningkat 5,3% tahun ini, menurut International Energy Agency (IEA). Permintaan komoditas itu naik 6,6% pada 2006, ungkap BP Statistical Review.

"Ini bukan merupakan keuntungan yang segera dirasakan. Ini lebih merupakan ekonomi politik China. Ini untuk mempertahankan hubungan komersial," ujar Pedro Benitez, guru besar ekonomi politik pada Central University of Venezuela. (tw)

bisnis.com

 

Berita Lain

  • Shell akan bangun pabrik baru di Singapura
  • PLTU Cilacap bakal normal
  • Impor LNG Taiwan hanya naik 2,8%
  • Bagi hasil produksi minyak harus diselesaikan
  • Jakarta jadi pilot project hemat energi
  • PLTU Cilacap hentikan produksi
  • Harga minyak naik usai pertemuan Jeddah
  • Serangan militan paksa Shell setop produksi
  • Depkeu bantah naikkan harga BBM 2009

Komentar

Beri Komentar