Bisnis Indonesia Online » Sektor Riil » Tambang & Energi


Senin, 23/06/2008 09:58 WIB

Harga minyak naik usai pertemuan Jeddah

oleh : Antara


SINGAPURA (Antara/AFP): Harga minyak dunia naik di perdagangan Asia hari ini setelah Arab Saudi menyatakan pada pertemuan akhir pekan bahwa negara itu telah menaikkan produksi, dan menuduh para spekulan sebagai penyebab harga minyak melambung tinggi.

Kontrak berjangka minyak utama New York jenis light sweet untuk pengiriman Agustus naik US$29 sen menjadi US$135,65 per barel. Kontrak Juli naik US$2,69 mendekati US$134,62 per barel sebelum berakhir pada Jumat.

Minyak mentah Laut Utara Brent untuk pengiriman Agustus juga naik US$22 sen menjadi US$135,08 per barel setelah mengalami kenaikan US$2,86 ke posisi US$134,86 per barel di London, Jumat.

Pada pertemuan puncak negara produsen dan konsumen akhir pekan di Jeddah yang membicarakan masalah melanjaknya harga minyak, Raja Arab Saudi Abdullah menyalahkan para spekulan minyak. Pertemuan di Jeddah itu menyerukan untuk lebih tranparansi dalam transaksi pasar dan diimbau untuk meningkatkan investasi guna menjamin pasar dalam kondisi pasokan yang cukup.

"Produksi minyak Saudi meningkat menjadi 9,7 juta barel per hari," kata Abdullah seraya menambahkan jika perlu menaikkan produksi lagi untuk mengurangi ketegangan pasar, yang menyebabkan harga per barel minyak naik hampir mencapai US$140 per barel.

bisnis.com

 

Berita Lain

  • Badan Geologi segera berubah jadi LPND
  • BBM diduga turun lagi Februari 2009
  • 'Besaran penurunan harga solar tidak dipatok'
  • Irak akan bangun 4 kilang minyak
  • Harga solar bakal turun
  • Korsel kurangi impor minyak mentah
  • RI urutan ke-7 pemberi subsidi terbesar BBM
  • Produksi minyak dunia diprediksi turun
  • PLN jamin tidak ada defisit listrik pada 2009

Komentar

Beri Komentar