Bisnis Indonesia Online » Sektor Riil » Tambang & Energi
Selasa, 24/06/2008 13:30 WIB
PLTU Cilacap hentikan produksi
oleh : Antara
CILACAP (Antara): Pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) Cilacap, Jawa Tengah, menghentikan produksinya mulai hari ini karena stok batu baranya habis di saat pasokan dari Kalimantan belum datang. "Mulai hari ini kami terpaksa menghentikan produksi listrik karena persediaan batu bara telah habis," kata Field Manager PLTU Cilacap Sutikno, hari ini. Dia tidak bisa memastikan kapan pasokan batu bara untuk kebutuhan PLTU yang memiliki kapasitas 2x300 megawatt tersebut datang. Menurut dia, informasi awal menyebutkan pasokan batu bara akan datang sekitar 23 - 25 Juni 2008, tetapi hingga hari ini belum ada kepastian kapan datangnya. Sebelumnya, PLTU mengalami defisit produksi sejak pekan lalu. Bahkan, untuk menghemat konsumsi batu bara terpaksa operasi satu unit turbin dihentikan. Sejak akhir pekan lalu PLTU Cilacap hanya memproduksi listrik sekitar 100 megawatt dari satu unit turbin yang berkapasitas maksimal 300 megawatt. Dengan tidak beroperasinya PLTU Cilacap, pasokan listrik ke jaringan interkoneksi Jawa-Madura-Bali (Jamali) kembali mengalami defisit sebesar 600 megawatt. Terkait hal itu, berdasarkan informasi dari Manager PLN Unit Pelayanan Jaringan (UPJ) Cilacap Budi Purnomo, PLN Area Pelayanan Jaringan (APJ) Cilacap yang meliputi wilayah Cilacap, Majenang, dan Kebumen, mengalami defisit hingga 16 megawatt. Sementara itu, menurut Asisten Manajer PLN APJ Purwokerto Marsupriyanto, wilayahnya yang meliputi Purwokerto, Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, dan Wonosobo mengalami defisit listrik hingga 8,6 megawatt.(er)
bisnis.com
Berita Lain
- Gustav rusak sedikit peralatan Shell
- Bursa beri peringatan tertulis pada PLN
- ArcelorMittal beli 50% saham Kalagadi
- DPR minta BPK segera audit 54 KKS migas
- Presiden tegur Pertamina dan Kementerian BUMN