Bisnis Indonesia Online » Sektor Riil » Tambang & Energi
Rabu, 25/06/2008 16:39 WIB
Jakarta jadi pilot project hemat energi
oleh : Mia Chitra Dinisari
JAKARTA (Bisnis.com): DKI Jakarta menjadi wilayah uji coba (pilot project) program penghematan energi skala nasional yang diterapkan Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral tahun ini.
Sekjen ESDM Wahyono Karno mengatakan peresmian penunjukkan tersebut akan dilakukan pada 5 Juli oleh Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono. Sebagai kelanjutan dari peresmian itu, Presiden akan melakukan inspeksi ke beberapa kantor di lingkungan pemprov.
"Saya berharap, pemprov dapat memperhatikan hal ini, agar jangan sampai pada saat Presiden sidak, justru ada gedung yang tidak berhemat," ujar dia.
Untuk mengawasi lancarnya program penghematan itu tim dari ESDM akan terus memantau dengan ketat. Setiap enam bulan sekali, hasilnya akan diaudit oleh tim tersebut.
Sementara itu, Kadis Pertambangan DKI Peni Susanti menargetkan penurunan tagihan listrik dan air di lingkungan instansi pemerintah sebesar 20% per bulan, menyusul program penghematan energi yang diinstruksikan Presiden dalam Inpres No.2 tahun 2008 itu.
Peni mengatakan saat ini Pemprov sudah mulai melakukan sosialisasi serta kerja sama pelatihan dengan tim ESDM. Untuk memperkuat target tersebut, rencananya juga akan diterbitkan instruksi Gubernur tahun ini juga. Langkah penghematan itu akan dilakukan dalam beberapa cara yakni penghematan penggunaan listrik dan air sesuai dengan kebutuhan.
"Misalnya menyalakan lampu sesuai keperluan, dan mematikan peralatan yang menggunakan listrik di luar jam kerja," ujar dia di Jakarta.
Dengan cara tersebut diharapkan pembiayaan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) untuk tagihan listrik dan air yang selama ini selalu membengkak bisa turun. Selain itu, diharapkan juga dapat menekan konsumsi listrik di Jakarta, yang terhitung sebagai konsumen terbesar secara nasional dengan pemakaian sebesar 18% dari total konsumsi listrik nasional. (tw)
bisnis.com
Berita Lain
- Gustav rusak sedikit peralatan Shell
- Bursa beri peringatan tertulis pada PLN
- ArcelorMittal beli 50% saham Kalagadi
- DPR minta BPK segera audit 54 KKS migas
- Presiden tegur Pertamina dan Kementerian BUMN