Bisnis Indonesia Online » Sektor Riil » Tambang & Energi


Kamis, 26/06/2008 15:48 WIB

Impor LNG Taiwan hanya naik 2,8%

oleh : Taufik Wisastra


TAIPEI (Bloomberg): Taiwan, importir LNG terbesar keempat di Asia, meningkatkan pembelian bahan bakar itu pada level terendah dalam lima bulan, sementara penjualan listrik menurun pada Mei.

Pembelian LNG oleh CPC Corp naik 2,8% menjadi 1,768 juta kiloliter, atau 801.000 ton senilai US$586 juta dibandingkan dengan setahun ssebelumnya, ungkap Biro Energi hari ini.

Pulau itu membeli lebih dari 95% kebutuhan gas alamnya. Sejumah generator menghasilkan sekitar 75% konsumsi LNG. Permintaaan tenaga listrik menurun seiring berkurangnya produksi di sejumlah pabrik di Taiwan.

"Melemahnya pertumbuhan [impor LNG] mungkin karena Taiwan tidak memerlukan lebih banyak tenaga listrik," ujar Wei Juen-shen, pejabat perencana pada Biro Energi.

Pasokan spot dari wilayah Samudra Atlantik menyumbang sekitar 40% terhadap pembelian CPC pada Mei, menurut laporan biro. Perseroan membeli 425.000 kiloliter dari Nigeria dan 281.000 kiloliter dari Equatorial Guinea, dengn harga rata-rata US$737 per ton, ataau 10% lebih tinggi dari harga patokan gas Amerika serikat. (tw)

bisnis.com

 

Berita Lain

  • Subsidi listrik Rp60,43 triliun disepakati
  • Shell mulai lagi produksi di Teluk Meksiko
  • PT KA dan PT BA cari pinjaman Rp3,2 triliun
  • 5 Perusahaan batu bara diberi waktu 2 hari

Komentar

Beri Komentar