Bisnis Indonesia Online » Sektor Riil » Tambang & Energi


Selasa, 08/07/2008 18:22 WIB

Vlocity akan bangun pembangkit di Sidoarjo

oleh : John Andhi Oktaveri


JAKARTA (Bisnis.com): Perusahaan energi Vlocity Holding Inc dari Amerika Serikat akan membangun Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi dengan investasi US$5,2 miliar di kawasan lumpur Lapindo Sidoarjo, Jawa Timur.

CEO Vlocity Holding, Taswin Tarib, mengatakan pembangkit listrik tersebut ditargetkan menghasilkan tenaga listrik 2.000 megawatt dengan masa pembangunan selama tiga sampai empat tahun.

Menurut dia, daya listrik yang akan dihasilkan dari proyek itu nantinya akan dijual ke PLN untuk mencukupi kebutuhan pasok dalam negeri. Dengan pembangunan proyek tersebut, kekurangan pasok listrik untuk jangka menengah dan panjang di Indonesia bisa diatasi selain mengurangi beban PLN terhadap kenaikan harga minyak dan batu bara.

"Ini prinsipnya bagaimana mengubah bencana menjadi manfaat. Panas bumi yang merupakan bencana di Sidoarjo akan dimanfaatkan untuk membangun Geo Thermal Power Plant berkekuatan 2.000 megawatt," ujar Taswin dalam keterangannya kepada wartawan didampingi koordinator staf khusus Wapres Alwi Hamu hari ini.

Menurut dia, selain bebas polusi, pembangunan pembangkit listrik dengan teknologi yang akan menggunakan sistem vertical channel tersebut akan mampu menghasilkan unit price pada kisaran dua sampai tiga euro cent/KWH. Dengan harga yang relatif lebih murah harga listrik dari PLN juga ikut menjadi lebih murah.

Terkait soal pendanaan, lebih jauh Taswin mengungkapkan pihaknya juga melibatkan perusahaan SIREX PHS, Preston US dan Turbo Jacks tersebut akan memanaatkan dana sendiri dan sebagian kecil dari perbankan asing. Karena akan memakai dana grup sendiri, maka collateral yang dipakai adalah milik grup dan tidak memerlukan collateral dari PLN atau dari pemerintah.

Dia menambahkan untuk mendukung rencana pembangunan proyek tersebut pihak pemillik teknologi dari Xirex dan Turbo Jacks akan datang ke Jakarta untuk menandatangani nota kesepahaman dengan pihak Vlocity pada 15 Agustus. Sedangkan dari perusahaan lokal yang akan menjadi pemilik proyek adalah PT Jatayu Sarana Investasi. (tw)

bisnis.com

 

Berita Lain

  • Shell siap evakuasi staf dari Teluk Meksiko
  • Laba Rio Tinto naik 2 kali lipat
  • Harga elpiji 3 kg tetap namun bersyarat
  • Caltex Australia batasi produksi tahun depan

Komentar

Beri Komentar