Bisnis Indonesia Online » Sektor Riil » Tambang & Energi


Rabu, 09/07/2008 18:51 WIB

PLN mungkin beri kompensasi

oleh : Nurudin Abdullah


JAKARTA (Bisnis.com): PT PLN Distribusi Jakarta Raya dan Tangerang akan mempertimbangkan pemberian kompensasi kepada pelanggan di Ibu Kota yang merasa dirugikan akibat pemadaman listrik secara bergilir pada 11-12 Juli.

General Manager PLN Distribusi Jakarta Raya dan Tangerang Purnomo Willy mengatakan kebijakan memberikan kompensasi itu merupakan salah satu bentuk layanan kepada pelanggan yang akan disesuaikan dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

"Kami siap memberikan kompensasi sesuai ketentuan yang berlaku, misalnya dalam bentuk potongan 10% untuk biaya daya yang harus dibayar pelanggan," katanya hari ini.

Dia mengatakan bukan hanya pelanggan yang menderita kerugian akibat pemadaman listrik secara bergilir itu karena PLN sendiri juga mengalami kerugian yang cukup besar mencapai Rp200 miliar-Rp300 miliar.

Kerugian itu, lanjutnya, terjadi karena PLN harus mengganti bahan bakar gas dengan solar untuk mengoperasikan pembangkit listrik Muara Karang dan Tanjung Priok akibat BP West Java menghentikan pasokan gas pada 11-25 Juli.

PLN harus membayar selisih harga yang cukup besar untuk menggoperasikan pembangkit listrik Muara Karang dan Tanjung Priok dengan solar. Penggunaan solar itu juga mengakibatkan kemampuan dua pembangkit listrik itu tidak optimal hingga terjadi kekurangan daya hingga 150 megawat dari total bebannya 5.000 MW.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi C DPRD DKI Jakarta Priya Ramadhani (FPG) mengatakan PLN harus mengganti kompensasi atas kerugian yang diderita pelanggan, terutama pelaku usaha skala kecil dan mikro yang memiliki modal usaha relatif terbatas.

Sebab, pemadaman listrik secara bergilir di Jakarta itu seharusnya tidak terjadi selama ada perencanaan dan koordinasi yang baik antara PLN denan BP West Java sebagai pemasok gas untuk pembangkit listrai Muara Karang dan Tanjung Priok. (tw)

bisnis.com

 

Berita Lain

  • Shell mulai lagi produksi di Teluk Meksiko
  • PT KA dan PT BA cari pinjaman Rp3,2 triliun
  • 5 Perusahaan batu bara diberi waktu 2 hari
  • Purnomo & Sofyan jadi narasumber Tim Tangguh

Komentar

Beri Komentar