Bisnis Indonesia Online » Sektor Riil » Tambang & Energi
Selasa, 15/07/2008 09:01 WIB
Shell akuisisi Duvernay US$5,24 miliar
oleh : Taufik Wisastra
CALGARY (Bloomberg): Royal Dutch Shell Plc, perusahaan minyak terbesar kedua di dunia, sepakat mengakuisisi Duvernay Oil Corp senilai C$5,27 miliar (US$5,24 miliar).
Pemegang saham Duvernay akan menerima C$83 per lembar, ungkap pernyataan perusahaan itu yang berbasis di Duvernay. Shell juga akan menerima utang Duvernay sebesar C$581,7 juta.
"Shell mungkin melalui akuisisi itu ingin memperkuat posisi gasnya di Amerika Utara," ujar
Dirk Hoozemans dari Robeco Group yang berbasis di Rotterdam.
Shell membayar ekuivalen sekitar US$9,10 per thousand cubic feet cadangan gas alam, menurut data Bloomberg. Angka itu lebih dari dua kali lipat dari harga yang ditawarkan bulan lalu oleh XTO Energy Inc.
Duvernay memproduksi ekuivalent lebih dari 25.000 barel minyak per hari, yang sebagian besar terdiri dari gas. Perusahaan itu juga mengembangkan apa yang disebut proyek tight-gas di Western Canadian Sedimentary Basin. Produksi harian diperkirakan mencapai 70.000 barel pada 2012. (tw)
bisnis.com
Berita Lain
- Ekspor minyak mentah Angola naik 0,5%
- Produksi gas alam China akan melonjak
- BHP bukukan kenaikan laba 30%
- Asumsi harga minyak terlalu optimistis
- Wapres: Pembayaran tunggakan royalti harus diaudit