Bisnis Indonesia Online » Sektor Riil » Tambang & Energi
Rabu, 13/08/2008 18:08 WIB
Kelangkaan minyak tanah harus diatasi
oleh : Endot Brilliantono
SEMARANG (bisnis.com): Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) DPRD Kota Semarang mendesak Walikota Sukawi Sutarlip untuk turun tangan mengatasi masalah krisis minyak tanah di kalangan masyarakat nelayan setempat.
Ketua FPKS DPRD Kota Semarang Agung Budi Margono menegaskan Pemkot harus memfasilitasi kelangkaan minyak tanah bagi masyarakat, khususnya nelayan Semarang. "Itu tugas negara yang harus dijalankan Pemkot Semarang," katanya kepada Bisnis.
Nelayan Tambaklorok Kota Semarang akhir-akhir ini kesulitan memperoleh minyak tanah sehingga tidak dapat melaut. Sebagian nelayan bahkan sudah menjual perahunya karena lama tidak operasional, sementara tuntutan kebutuhan hidup terus berlangsung.
Menurut Agung, masalah tersebut bisa diatasi jika walikota mau turun tangan. "Walikota kan punya dana yang sifatnya taktis untuk mengatasi persoalan kelangkaan minyak tanah dan lainnya," katanya.
Bagaimanapun juga, jelas Agung, persoalan yang dihadapi nelayan Tambaklorok harus mendapat perhatian pemerintah kota. Apalagi jika Pertamina benar-benar menghentikan distribusi minyak tanah bersubsidi di Semarang bulan depan.
Dia menambahkan permasalahan yang dihadapi rakyat saat ini sudah sangat sulit akibat tekanan ekonomi. "Persoalannya semakin bertambah rumit mana kala hajat hidupnya terganggu oleh kelangkaan bahan bakar minyak." (tw)
bisnis.com
Berita Lain
- PGN belum revisi target kinerja 2009
- Pabrik batu bara cair di bangun di Sumsel
- Temasek jual PowerSeraya US$2,5 miliar
- Izin SPBU penolak premium akan dicabut
- PGN bangun stasiun induk CNG di Karawang