Bisnis Indonesia Online » Sektor Riil » Tambang & Energi


Senin, 18/08/2008 15:14 WIB

BHP bukukan kenaikan laba 30%

oleh : Taufik Wisastra


MELBOURNE (Bloomberg): BHP Billiton Ltd, perusahaan pertambangan terbesar di dunia, membukukan kenaikan laba 30% pada semester II setelah meningkatkan produksi untuk meraih keuntungan dari lonjakan harga.

Laba bersih tercatat US$9,4 miliar selama periode enam bulan yang berakhir 30 Juni, dari US$7,25 miliar setahun lalu, menurut kalkulasi Bloomberg dari kinerja perusahaan setahun penuh yang dirilis hari ini. Angka ini sesuai dengan estimasi 11 analis.

Chief Executive Officer (CEO) Marius Kloppers, yang mengambilalih Rio Tinto Group, berjanji untuk mengeluarkan sedikitnya US$90 miliar untuk mendorong produksi. BHP menyebutkan pengaruh dari pelemahan di negara maju terhadap permintaan dapat ditekan.

"Kunci utama kinerja ini adalah pertumbuhan volume dan kenaikan harga logam dasar seperti tembaga, minyak dan bijih besi, juga sangat kuatnya harga mangan," kata analis Kieran Daly dan Rebecca O'Dwyer dari Investec Securities yan gberbasis di London.

Harga saham BHP di bursa saham Australia ditutup naik 62 sen (+1,6%) menjadi A$38,60 pada pkl. 16:10 waktu Sydney. Pendapatan itu dilaporkan setelah pasar ditutup. Harga saham itu menurun 4% tahun ini dibandingkan dengan pengurangan indeks unggulan 21%. (tw)

bisnis.com

 

Berita Lain

  • Badan Geologi segera berubah jadi LPND
  • BBM diduga turun lagi Februari 2009
  • 'Besaran penurunan harga solar tidak dipatok'
  • Irak akan bangun 4 kilang minyak
  • Harga solar bakal turun
  • Korsel kurangi impor minyak mentah
  • RI urutan ke-7 pemberi subsidi terbesar BBM
  • Produksi minyak dunia diprediksi turun
  • PLN jamin tidak ada defisit listrik pada 2009

Komentar

Beri Komentar