Bisnis Indonesia Online » Sektor Riil » Tambang & Energi


Jumat, 22/08/2008 09:41 WIB

Caltex Australia batasi produksi tahun depan

oleh : M. Yunan Hilmi

SYDNEY (Bloomberg): Caltex Australia Ltd, kilang minyak terbesar nasional, melaporkan peralatan utama pada satu dari dua pengilangan akan membatasi produksi tahun depan setelah penutupan yang tak diperkirakan memangkas produksi dan laba selama semester pertama.

Managing Director Des King mengatakan pabrik di Lytton dekat Brisbane akan mengurangi output bahan bakar transportasi sehingga mencapai target 1 miliar liter per bulan sampai 2010. Laba semester pertama, tidak termasuk dampak harga minyak, turun 33%.

Penutupan dua kilang Caltex di Queensland dan New South Wales dalam paruh pertama tahun ini mengurangi produksi bensin, diesel, dan bahan bakar jet sebesar 13%. Di samping itu, penguatan dolar Australia memotong marjin pengilangan minyak mentah dalam mata uang lokal sebesar 16%.

Caltex mengharapkan dapat menyelesaikan proyek diesel senilai 320 juta dolar Australia (US$281 juta) di Lytton pada kuartal I/2009. Proyek ini akan mendongkrak kapasitas produksi diesel sebesar 40% dan membantu mencapai target output bulanan.

Saham Caltex Australia naik 2,8% menjadi 12,08 dolar Australia pada perdagangan Sydney hari ini.(yn)

bisnis.com

 

Berita Lain

  • Badan Geologi segera berubah jadi LPND
  • BBM diduga turun lagi Februari 2009
  • 'Besaran penurunan harga solar tidak dipatok'
  • Irak akan bangun 4 kilang minyak
  • Harga solar bakal turun
  • Korsel kurangi impor minyak mentah
  • RI urutan ke-7 pemberi subsidi terbesar BBM
  • Produksi minyak dunia diprediksi turun
  • PLN jamin tidak ada defisit listrik pada 2009

Komentar

Beri Komentar