Bisnis Indonesia Online » Sektor Riil » Tambang & Energi


Senin, 25/08/2008 13:23 WIB

Harga elpiji 3 kg tetap namun bersyarat

oleh : Berliana Elisabeth S.

JAKARTA (Bisnis.com): Harga elpiji ukuran tabung 3 kg hari ini tidak dinaikkan yaitu Rp12.750 untuk eks agen dalam radius sampai 60 km dari instalasi utama, diluar itu akan ditambah dengan ongkos angkut.

Terhitung mulai hari ini,25 Agustus 2008, harga jual elpiji kemasan 12 kg dari Rp5.250/kg menjadi Rp5.750 per kg (naik 9,5%) atau naik dari Rp63.000 per tabung menjadi Rp69.000 per tabung.

Adapun harga jual elpiji kemasan 50 kg, dikurangi diskonnya dari 15% menjadi 10% atau dari harga Rp6.878 per kg menjadi Rp7.255 per kg. Dengan demikian harga dalam kemasan 50 kg naik dari Rp343.900 per tabung menjadi Rp362.750 per tabung.

Sedangkan harga jual elpiji tabung 3 kg masih tetap seperti yang lama yaitu Rp4.250 per kg eks agen (Rp12.750 per tabung).

Harga jual tersebut berlaku eks agen dalam radius sampai dengan 60 km dari instalasi utama Pertamina atau SPPBE, sedangkan di luar radius 60 km ditambah dengan biaya angkutan yang disesuaikan dengan ketentuan biaya angkutan dalam surat keputusan Menteri Perhubungan Republik Indonesia.

Pada 1 Juli, Pertamina sebenarnya menaikkan harga elpiji ukuran 12 kg menjadi Rp63.000, atau naik 17,64%.

Menurut Divisi Komunikasi Pertamina dalam situs resminya, penyesuaian harga jual elpiji tersebut perlu dilakukan karena kenaikan harga jual LPG pada Juli 2008 adalah untuk mengakomodasi kenaikan biaya operasional dan distribusi sehubungan dengan naiknya harga BBM, serta masih belum mengakomodasi harga bahan baku LPG.

Untuk tahun 2008, rata-rata harga LPG di Pasar Internasional (Ref harga CP Aramco) sebesar 858 USD/MT dengan harga keekonomian Rp11.400 per kg. Dengan kenaikan tersebut di atas, Pertamina masih menanggung kerugian akibat penjualan LPG kemasan 12 kg dan 50 kg sebesar Rp6,5 triliun per tahun.

Terkait dengan harga jual LPG nasional yang masih jauh dari harga keekonomian yaitu Rp11.400 per kg, maka untuk selanjutnya Pertamina berencana untuk menaikkan harga LPG kemasan 12 kg secara bertahap sebesar Rp500 per kg per bulannya sampai mencapai harga keekonomiannya. Demikian juga untuk LPG kemasan 50 kg akan dikurangi diskonnya secara bertahap dan selanjutnya disesuaikan sampai dengan harga keekonomian.

Guna memenuhi kebutuhan LPG masyarakat maka Pertamina tetap menjamin ketersediaan LPG, dimana stok LPG saat ini sebesar 76.780 MT (cukup untuk 17 hari kebutuhan nasional). Namun demikian, Pertamina berharap, masyarakat dapat membeli LPG sesuai kebutuhan (tidak berlebihan diatas pemakaian normal).

bisnis.com

 

Berita Lain

  • Badan Geologi segera berubah jadi LPND
  • BBM diduga turun lagi Februari 2009
  • 'Besaran penurunan harga solar tidak dipatok'
  • Irak akan bangun 4 kilang minyak
  • Harga solar bakal turun
  • Korsel kurangi impor minyak mentah
  • RI urutan ke-7 pemberi subsidi terbesar BBM
  • Produksi minyak dunia diprediksi turun
  • PLN jamin tidak ada defisit listrik pada 2009

Komentar

Beri Komentar