Bisnis Indonesia Online » Sektor Riil » Tambang & Energi
Rabu, 27/08/2008 11:03 WIB
Shell siap evakuasi staf dari Teluk Meksiko
oleh : Taufik Wisastra
NEW YORK (Bloomberg): Royal Dutch Shell Plc siap mengevakuasi stafnya dari Teluk Meksiko seiring semakin dekatnya Badai Gustav, namun tidak akan mempengaruhi tingkat produksi.
"Evakuasi akan dilakukan Rabu. Kami akan mengungsikan staf yang tidak berperan penting dalam produksi atau operasi pengeboran," ujar Destin Singleton, juru bicaara Shell.
Gustav menguat di Laut Karibia dan kini mendekati Haiti, menurut National Hurricane Center yang berbasis di Miami. Badai disertai kekuatan angin berkecepatan 145 km per jam.
Sementara itu, harga minyak mentah naik untuk hari ketiga di New York dipicu ramalan Gustav akan memasuki Teluk Meksiko, tempat di mana lebih dari seperlima minyak AS diproduksi.
Rusia, produsen minyak terbesar kedua di dunia, mengakui kemerdekaan dua wilayah di Georgia yang berisiko memperbesar sengketa dengan Barat.
"Persepsi di pasar ada ancaman yang jelas," ujar Jonathan Kornafel, direktur urusan Asia pada Hudson Capital Energy di Singapura. (tw)
bisnis.com
Berita Lain
- PGN belum revisi target kinerja 2009
- Pabrik batu bara cair di bangun di Sumsel
- Temasek jual PowerSeraya US$2,5 miliar
- Izin SPBU penolak premium akan dicabut
- PGN bangun stasiun induk CNG di Karawang