Bisnis Indonesia Online » Sektor Riil » Tambang & Energi
Kamis, 28/08/2008 18:19 WIB
'Tim kontrak LNG harus punya integritas'
oleh : Tri D. Pamenan & Ratna Ariyanti
JAKARTA (bisnis.com): Pelaksana Tugas Menko Perekonomian Sri Mulyani mengatakan anggota tim negosiasi kontrak LNG Tangguh harus mempunyai integritas dan tidak memiliki konflik kepentingan.
Dia mengungkapkan laporan tentang tim negosiasi tersebut akan disampaikan kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono setelah penyusunan anggota tim dan rencana kerja tim telah selesai dilakukan.
Menurut dia, tim itu juga akan mengkaji kontrak LNG Tangguh. Perbandingan dilakukan tidak hanya dengan kontrak di dalam negeri tetapi juga dengan kontrak di luar negeri agar tim memiliki argumentasi yang kuat dan logis mengenai alasan di balik satu perjanjian.
"Hal-hal apa saja yang dapat diberikan Indonesia, dan keinginan Indonesia. Secara transparan masyarakat bisa melihat alur dari pertimbangan yang kami lakukan," tuturnya seusai Sidang Kabinet Paripurna di Kantor Presiden.
Tim negosiasi tersebut akan dikoordinasikan oleh Pelaksana Tugas. Sementara pengawasan dilakukan oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla.
Sebelumnya diberitakan Presiden Yudhoyono menegaskan dirinya akan bertanggung jawab terhadap pelaksanaan proses renegosiasi kontrak LNG Tangguh.
Presiden menambahkan tim itu akan membuat sasaran harga yang menyeluruh dan membandingkan antara kontrak LNG tangguh dengan kontrak lainnya.Tim diharapkan dapat bekerja sesuai dengan sistem dan menghindari terjadinya konflik kepentingan. (tw)
bisnis.com
Berita Lain
- PGN belum revisi target kinerja 2009
- Pabrik batu bara cair di bangun di Sumsel
- Temasek jual PowerSeraya US$2,5 miliar
- Izin SPBU penolak premium akan dicabut
- PGN bangun stasiun induk CNG di Karawang