Bisnis Indonesia Online » Sektor Riil » Tambang & Energi
Jumat, 29/08/2008 14:50 WIB
Pertamina akan menaikkan impor bensin 67% bulan depan
oleh : Berliana Elisabeth S.
JAKARTA (Bloomberg): PT Pertamina akan menaikkan impor bensin sebesar 67% bulan depan untuk memembuhi kebutuhan selama bulan Ramadhan.
Impor bensin akan bertambah menjadi 5 juta barel pada September, kata Hanung Budya, Deputi Director Penjualan Pertamina hari ini di Jakarta.
Hanung menambahkan perusahaan biasanya mengimpor bensin sebesar 3 juta barel setiap bulannya, namun pada bulan depan impor akan naik menjadi 5,4 juta barel untuk minyak diesel.
Indonesia, yang berpenduduk mayoritas muslim terbesar kedua dunia, mulai memasuki bulan puasa Ramadhan pada 1 September. Permintaan naik selama bulan puasa karena penggunaan kendaraan meningkat, bahkan lonjakan permintaan akan kembali berlanjut ketika Oktober, memasuki Lebaran.
Hanung menambahkan Pertamina juga akan menaikkan impor bensin ketika ladang minyak Balongan di Jawa ditutup untuk maintenance pada Oktober.
bisnis.com
Berita Lain
- PGN belum revisi target kinerja 2009
- Pabrik batu bara cair di bangun di Sumsel
- Temasek jual PowerSeraya US$2,5 miliar
- Izin SPBU penolak premium akan dicabut
- PGN bangun stasiun induk CNG di Karawang
Komentar
#1 - bukan kebijakan cerdas
impor bensin sungguh bukan kebijakan cerdas. Okelah buat sementara. Semestinya sudah bisa diperkirakan, kebutuhan BBM pasti meningkat dari tahun ke tahun. Semestinya pemerintah meningkatkan kapasitas kilang. Bila memang produksi minyak didalam negri tidak mencukupi, mesti Impor. Biar murah semestinya yang diimpor minyak mentah lalu disuling didalam negri.
wak culai - pekanbaru @ 30/08/2008 - 00:11 WIB dari 69.85.217.236 (pat236.usouthal.edu)