Bisnis Indonesia Online » Sektor Riil » Tambang & Energi
Jumat, 05/09/2008 13:46 WIB
Gustav rusak sedikit peralatan Shell
oleh : Taufik Wisastra
SYDNEY (Bloomberg): Royal Dutch Shell Plc, produsen minyak terbesar di Teluk Meksiko, melaporkan sedikit kerusakan pada peralatannya di tiga sumur minyak akibat badai Gustav.
Perbaikan sedang dilakukan di ladang minyak Mars, West Delta 143 dan Cognac sehingga produksi belum dapat dimulai sampai sekurangnya hingga pekan depan, ungkap Shell dalam pernyataan di situsnya hari ini. "Tidak ada kerusakan fasilitas yang berarti," menurutnya.
Shell mengevakuasi pekerja di fasilitas pengeboran dan produksi karena badai itu, yang menyapu wilayah tersebut pekan ini. Perusahaan minyak itu menutup semua fasilitas produksi minyak di Teluk Meksiko. Perseroan mengembalikan 220 pekerja hari ini ke platform produksi dan pengeboran di Teluk.
"Karena kerusakan pipa dan infrastruktur pemrosesan, maka produksi di fasilitas lain akan dimulai akhir pekan ini," menurut Shell.
Ladang minyak Fairway memulai kembali produksi hari ini dan waktu produksi di tempat lain akan berbeda. Perusahaaan terus memantau progres badai Ike. Topan kategori empat ini mempunyai kecepatan 135 mil per jam di bagian barat Atlantik, ungkap pusat cuaca Amerika Serikat. (tw)
bisnis.com
Berita Lain
- PGN belum revisi target kinerja 2009
- Pabrik batu bara cair di bangun di Sumsel
- Temasek jual PowerSeraya US$2,5 miliar
- Izin SPBU penolak premium akan dicabut
- PGN bangun stasiun induk CNG di Karawang