Bisnis Indonesia Online » Sektor Riil » Tambang & Energi
Sabtu, 20/09/2008 13:01 WIB
Stok bahan bakar akan turun secara substansial
oleh : Elsya Refianti
DALLAS (Bloomberg): Laporan Departemen Energi AS pada 24 September mendatang diduga akan menunjukkan pasok bensin negara itu turun sebesar 8,5 juta barel dari posisi terendah 4 dekade sementara sejumlah kilang di Texas tengah menaksir kerusakan akibat Badai Ike, kata satu pejabat di departemen itu.
"Untuk bensin kemungkinan turun maksimal 8,5 juta barel karena permintaan melemah, dan bisa saja hanya 6,5 juta barel" kata John Duff, manager survei status minyak mingguan di Departemen Energi dalam satu wawancara. Laporan itu akan menunjukkanh dampak nyata dari badai terhadap sektor pengilangan minyak, ujarnya. Pasok akan turun secara 'substansial', lanjutnya.
Stok bensin AS anjlok 3,31 juta barel menjadi 184,6 juta pada pekan yang berakhir 12 September karena badai telah memaksa kilang minyak untuk menutup 20% dari kapasitas pengolahan bahan bakar negara itu, ungkap laporan mingguan departemen itu pada 17 September lalu. Pasok tercatat berada di posisi terendah sejak November 1967, kata Jonathan Cogan, jubir departemen itu.
Penurunan 8,5 juta barel pada bensin dalam laporan pekan depan, yang mencakup pekan yang berakhir hari ini, akan berada pada posisi 4,6% dari total.
Valero, Energy Corp, kilang minyak terbesar AS, menutup tiga dari enam kilang Pantai Teluknya yang memiliki kapasitas olah gabungan mencapai 576.000 barel per hari, kata Departement Energi. Sebuah kilang di Three Rivers, Texas, berkapasitas 93.000 barel per hari, beroperasi di bawah kemampuan.
Cadangan AS turun 6,5 juta barel pada pekan yang berakhir 5 September lalu. Permintaan terhadap bensin di AS turun 2% menjadi 8,91 juta barel per hari pada pekan lalu, terendah sejak Januari 2006, ungkap laporan 17 September lalu. Duff memperkirakan laporan pekan depan akan menunjukkan permintaan di sekitar 8,8 juta - 9 juta barel per hari.
Posisi cadangan minyak mentah AS turun 6,33 juta barel menjadi 291,7 juta barel pada pekan lalu, kata departemen itu. Penurunan itu merupakan yang keempat berturut-turut.
Departemen Energi AS mengatakan bahwa 12 kilang di Pantai Teluk dengan total kapasitas operasi mencapai 3 juta barel minyak mentah yang ditutup Louisiana dan Texas, empat di antaranya telah beroperasi kembali dan delapan sisanya bekerja di bawah kapasitas.(er)
bisnis.com
Berita Lain
- PGN belum revisi target kinerja 2009
- Pabrik batu bara cair di bangun di Sumsel
- Temasek jual PowerSeraya US$2,5 miliar
- Izin SPBU penolak premium akan dicabut
- PGN bangun stasiun induk CNG di Karawang