Bisnis Indonesia Online » Sektor Riil » Tambang & Energi
Senin, 22/09/2008 13:43 WIB
Penambang liar emas Antam teratasi
oleh : Berliana Elisabeth S.
JAKARTA (Bisnis.com): PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) menyatakan kegiatan penambangan maupun pengolahan bijih emas di Pongkor berjalan normal seiring perseroan berhasil mengatasi aksi anarkis para penambang emas tanpa izin.
"Perseroan telah mengatasi aksi anarkis yang dilakukan oleh pelaku penambangan emas tanpa ijin (PETI) di sekitar wilayah operasi tambang emas Pongkor pada Jumat, 19 September," kata Corporate Secretary Aneka Tambang Bimo Budi Satriyo dalam keterangan persnya.
Menyusul insiden ini, kegiatan penambangan maupun pengolahan bijih emas tetap berjalan dengan normal. Pada Jumat, 19 September 2008, Antam meminta bantuan aparat keamanan dari kepolisian dan TNI untuk melakukan penertiban PETI yang semakin marak menjelang Hari Raya Idul Fitri dengan meminta keterangan 44 orang pelaku PETI.
Menyusul permintaan keterangan tersebut, sekitar 700 orang pelaku PETI yang berlokasi di dekat tambang emas Pongkor meminta pembebasan pelaku PETI dan melakukan tindakan anarkis melalui upaya pembakaran fasilitas kantor termasuk pemecahan kaca jendela dan membakar satu kendaraan milik Antam dan kontraktor. Dalam insiden ini tidak ada korban jiwa.
Melalui tindakan persuasif dan pendekatan sosial, semua pihak sepakat pelaku PETI diminta
pulang dengan komitmen untuk tidak lagi mengulangi perbuatan penambangan tanpa ijin.
"Antam terus berupaya mengurangi jumlah pelaku PETI melalui berbagai pendekatan seperti
sosialisasi kepada masyarakat atas bahaya PETI, mengingat kegiatan mereka menggunakan merkuri yang merupakan bahan beracun yang sangat berbahaya bagi lingkungan dan menimbulkan kerusakan di kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak, serta masalah keselamatan kerja," tutur Bimo.
Dia menambahkan perseroan juga terus menyempurnakan strategi pengurangan PETI dengan menggunakan tiga strategi utama yakni program pengembangan masyarakat, sosialisasi hukum dan perundangan-undangan serta pendekatan keamanan.
Meskipun demikian, kegiatan PETI di sekitar tambang emas Pongkor belum berhasil dihilangkan sama sekali. Saat ini, jumlah pelaku PETI diperkirakan sekitar ratusan orang, jauh menurun dibandingkan tahun 1998-1999 dimana terdapat ribuan pelaku PETI.
bisnis.com
Berita Lain
- PGN belum revisi target kinerja 2009
- Pabrik batu bara cair di bangun di Sumsel
- Temasek jual PowerSeraya US$2,5 miliar
- Izin SPBU penolak premium akan dicabut
- PGN bangun stasiun induk CNG di Karawang