Bisnis Indonesia Online » Sektor Riil » Tambang & Energi
Selasa, 23/09/2008 10:06 WIB
DPR seleksi anggota Dewan Energi
oleh : Antara
JAKARTA (Antara): Komisi VII DPR mulai menyeleksi para calon anggota Dewan Energi Nasional (DEN) melalui proses uji kelayakan dan kepatutan.
Dalam uji kelayakan dan kepatutan yang dilangsungkan di Gedung DPR Jakarta, Selasa, Komisi VII DPR akan menyeleksi seluruh dari 16 calon anggota DEN yang diajukan pemerintah.
Sedangkan pada Rabu 24 September, Komisi VII DPR akan memutuskan atau menetapkan delapan yang lulus dari 16 calon anggota DEN yang diseleksi.
Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro dan Sekjen DEN Novian M Thaib mengantar ke-16 calon anggota DEN dalam proses uji kelayakan dan kepatutan.
Ke-16 nama tersebut merupakan calon yang diusulkan pemerintah ke DPR sesuai pengumuman No 013Pm/70/SJN/2008 tertanggal 12 Agustus 2008 yang ditandatangani Sekretaris Panitia Penyaringan Calon Anggota DEN Waryono Karno.
Ke-16 calon anggota DEN itu berdasarkan abjad adalah Achmad Zudan Fathoni, Agusman Effendi, Aisyah Kusuma, Anton S Wahjosoedibjo, Deendarlianto, Eddie Widiono, dan Gunadi Sindhuwinata.
Selanjutnya, Herman Agustiawan, Herman Darnel Ibrahim, Mukhtasor, Paulus Tjakrawan Taningdjadja, Raswari, Rinaldy Dalimi, Sri Endah Agustina, Tumiran, dan Widjajono Partowidagdo.
Para calon tersebut akan mengisi delapan anggota DEN yang terdiri dari dua unsur perguruan tinggi, dua industri, satu ahli rekayasa teknologi, satu ahli lingkungan, dan dua unsur masyarakat pengguna energi.
Pembentukan DEN merupakan amanat Undang-Undang No. 30 Tahun 2007 tentang Energi yang bertugas merancang dan merumuskan seluruh kebijakan tentang energi.
DEN diketuai langsung oleh Presiden dengan Ketua Pelaksana Harian Menteri ESDM. Anggotanya berjumlah 15 orang yang terdiri dari tujuh menteri dan delapan lainnya dipilih DPR.(er)
bisnis.com
Berita Lain
- PGN belum revisi target kinerja 2009
- Pabrik batu bara cair di bangun di Sumsel
- Temasek jual PowerSeraya US$2,5 miliar
- Izin SPBU penolak premium akan dicabut
- PGN bangun stasiun induk CNG di Karawang