Bisnis Indonesia Online » Sektor Riil » Tambang & Energi
Jumat, 26/09/2008 13:46 WIB
Venezuela naikkan ekspor minyak ke China 25%
oleh : Taufik Wisastra
BEIJING (Bloomberg): Venezuela, eksportir minyak terbesar kelima di dunia, akan meningkatkan ekspor minyak mentah ke China hingga 25% pada 2009 untuk meraih keuntungan dari kenaikan permintaan energi di Negeri Tirai Bambu itu, kata Presiden President Hugo Chavez.
"Penjualan minyak mentah akan naik menjadi 500.000 barel per hari dari estimasi 400.000 barel pada akhir tahun ini," ujar Chavez yang tengah berkunjung ke China.
Negara Amerika Latin itu saat ini mengekspor lebih dari 300.000 barel per hari ke China. Chavez berada di China dalam rangkaian lawatan termasuk ke Rusia dan Kuba.
Pada awal bulan ini, Chavez mengusir Dubes AS untuk Caracas dan menandatangani perjanjian dengan OAO Gazprom dari Rusia dalam proyek minyak lepas pantai. China, konsumen minyak terbesar kedua ddi dunia, memerlukan lebih banyak bahan bakar saat perekonomiannya tumbuh dua digit.
"Venezuela merupakan salah satu dari sedikit negara, bersama dengan Arab Saudi, Rusia dan Iran, yang dengan cadangan minyaknya membuat mereka memiliki komitmen yang besar di seluruh dunia," kata Chavez.
Negara Amerika Latin itu berencana mengekspor 1 juta barel minyak mentah dalam tiga sampai empat tahun. Cadangan minyak Venezuela akan naik menjadi 300 miliar barel tahun depan dari sekitar 200 miliar barel. (tw)
bisnis.com
Berita Lain
- PGN belum revisi target kinerja 2009
- Pabrik batu bara cair di bangun di Sumsel
- Temasek jual PowerSeraya US$2,5 miliar
- Izin SPBU penolak premium akan dicabut
- PGN bangun stasiun induk CNG di Karawang