RI perlu contoh tender WiMax Malaysia

Selasa, 16/06/2009 19:32:06 WIBOleh: Arif Pitoyo

JAKARTA (Bisnis.com): Konsorsium WiMax Indonesia (KWI) mendesak pemerintah untuk mencontoh Malaysia dalam menyelenggarakan tender WiMax.

Teddy A. Purwadi, pemilik PT Transmedia Indonesia (Acess.net)--anggota konsorsium WiMax--, mengungkapkan Malaysia sangat memerhatikan perusahaan kecil dan menengah.

“Di negara tersebut, dari 3 blok frekuensi BWA yang dilelang, 1 blok dilelang kepada operator besar atau incumbent, adapun 2 blok lainnya dilelang kepada perusahaan kecil menengah,” ujarnya.

Hari ini, perusahaan yang menjadi anggota konsorsium itu menandatangani memorandum of understanding (MoU) dalam rangka mengikuti tender WiMax. Kontribusi pendanaan konsorsium dibagi rata kepada 30 perusahaan yang menjadi anggotanya.

Konsorsium yang dibentuk oleh Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) tersebut sudah memiliki dana awal sekitar Rp3,2 miliar untuk mengincar lisensi WiMax di seluruh zone yang ditenderkan.

Konsorsium yang dipimpin oleh PT Rahajasa Media Internet (Radnet) itu nantinya akan menjadi suatu entitas baru.(api)

Nikmati kemudahan mengakses koran Bisnis Indonesia dalam berbagai format hanya dengan mendaftar menjadi member, GRATIS !
Daftar member »
 

Komentar

Hak Cipta © 2007 - 2009 - PT Jurnalindo Aksara Grafika