BlackBerry Kanada agar buka RIM di Indonesia

Jumat, 03/07/2009 18:15:04 WIBOleh: Fita Indah Maulani
JAKARTA (bisnis.com): Dirjen Postel hanya memberikan waktu selama 15 hari kalender mulai 1 Juli lalu bagi Research in Motion (RIM), produsen BlackBerry asal Kanada untuk membuka RIM service center di Indonesia.

Kepala Pusat Komunikasi dan Humas Depkominfo Gatot S. Dewa Broto menjelaskan sejak 1 Juli lalu pihaknya telah mengirimkan surat kepada importir dan operator telekomunikasi yang terafiliasi dengan RIM mengenai hal tersebut. Pihak RIM juga telah menerima tembusannya.

"Hari ini RIM bertemu dengan Dirjen Postel, namun tidak ada pembicaraan yang menghasilkan kemajuan berarti. Mereka hanya menjelaskan posisi bisnis, kami hanya mendengarkan," ujarnya seusai pembicaraan antara Dirjen Postel dengan RIM di kantor Ditjen Postel, sore ini.

Ditjen Postel akan menghentikan pemberian sertifikasi untuk seluruh perangkat BlackBerry baik yang model baru maupun kiriman tambahan model lama setelah hari kelimabelas bulan ini.

RIM diminta mendirikan layanan purna jual di Indonesia sehingga piranti yang rusak tidak harus dikirim ke Singapura seperti yang terjadi selama ini.

Seusai pertemuan, delegasi RIM menunjukkan wajah kurang bersahabat. Mereka belum memutuskan apa-apa dan akan melakukan pembicaraan kembali dalam waktu dekat. (ln)
Nikmati kemudahan mengakses koran Bisnis Indonesia dalam berbagai format hanya dengan mendaftar menjadi member, GRATIS !
Daftar member »
 

Komentar

Hak Cipta © 2007 - 2009 - PT Jurnalindo Aksara Grafika