JAKARTA (Bisnis.com): Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) akan memanggil 3 operator telekomunikasi seluler besok pagi karena masih memberikan layanan SMS gratis.
Ketiga operator tersebut adalah PT Indosat Tbk, PT Excelcomindo Pratama Tbk, dan PT Hutchison CP Telecommunication.
Anggota BRTI Ridwan Effendi mensinyalir ketiga operator tersebut telah memberikan layanan SMS dengan harga di bawah ketentuan dalam Permenkominfo No. 8/2006 mengenai Tarif dan Jasa Telekomunikasi.
“Sanksi minimal yang akan diberikan regulator adalah menyerahkan ketiganya kepada Komisi Pengawas Persaingan Usaha [KPPU] karena sudah memenuhi unsur menimbulkan persaingan tidak sehat,” ujarnya kepada Bisnis.com hari ini.
Direktur Layanan Korporasi PT Hutchison CP Telecommunication Sidarta Sidik menolak berkomentar mengenai ancaman dari regulator tersebut. “Kami akan mendengarkan dulu paparan dari regulator.”
Dalam perhitungan regulator, tarif suara dan SMS seharusnya turun lebih dari 10% tahun ini. Tarif SMS ritel minimal yang dipatok regulator adalah Rp26.
Seorang eksekutif operator seluler mengungkapkan sejumlah operator masih mencoba mencuri-curi dan tetap menerapkan layanan itu dengan berkedok bermacam-macam layanan promosi.
Apabila operator berdalih layanan itu merupakan layanan promosi, seharusnya ada batas waktu dan ketentuan lainnya. Terkait dengan tarif SMS Rp1 per karakter yang diterapkan PT Bakrie Telecom, Ridwan mengatakan dalam layanan tersebut sudah ada ketentuan yang berlaku.(api)
Nikmati kemudahan mengakses koran Bisnis Indonesia dalam berbagai format hanya dengan mendaftar menjadi member, GRATIS !
Daftar member »