Bisnis Indonesia Online » Sektor Riil » Telematika
Senin, 10/09/2007 19:44 WIB
Minat pada standar berbasis XML meningkat
oleh : Deriz S. Syarief
JAKARTA: Minat untuk menerapkan standar data berbasis XML (extensible markup language) --termasuk open XML- sebagai salah satu sebagai standar dokumen meningkat, demikian kesimpulan survei terhadap beberapa organisasi di AS dan Eropa.
Survei terhadap 200 organisasi pemerintahan dan perusahaan itu bertujuan mengetahui faktor-faktor yang mendorong adopsi standar dokumen terbuka, diselenggarakan IDC dengan Microsoft sebagai sponsor.
Per Andersen, Managing Director IDC Nordic, mengatakan kebutuhan bisnis pragmatik menjadi pertimbangan utama ketika mengadopsi standar, baik di sektor publik maupun swasta. "Survei menunjukkan saat ini ada banyak standar dokumen yang digunakan, dan perusahaan melihat proses transisinya sebagai kriteria penting dalam pemilihan standard dokumen," katanya dalam pernyataan tertulis Microsoft.
Responden survei itu mencakup para tokoh penting, termasuk mereka yang bertanggungjawab terhadap standar dokumen di 200 organisasi --masing-masing 100 di Amerika Serikat dan Eropa. Survei itu memilih 50 organisasi dengan lebih dari 250 karyawan dari sektor publik dan 50 lainnya dari sektor komersial.
Hasil survei menunjukkan adanya pendekatan fungsional dalam mengadopsi standar, terlihat dari mayoritas responden yang menyatakan interoperabilitas antara peranti produktivitas, arsip jangka panjang dan kemudahan transisi dokumen lama ke standar baru sebagai kriteria utama.
Beberapa temuan survei tersebut antara lain :
- Organisasi membutuhkan lebih dari satu standar dokumen
- Walaupun kalangan manajer TI lebih memilih standard tunggal untuk menekan biaya dan kompleksitas implementasi, para manajer bisnis mendukung adanya lebih dari satu standar dokumen.
- Standar Portable Document Format (PDF), Open XML dan Open Document Format (ODF) telah digunakan saat ini. PDF sebagai standar dominan sedangkan penggunaan Open XML dinilai lebih banyak dibandingkan standar berbasis XML yang lain.
- Perusahaan di Eropa yang tertarik pada Open XML diperkirakan segera menerapkan standar ini setahun dari sekarang, sedangkan mereka yang lebih tertarik pada ODF masih dalam tahap "mempertimbangkan."
"Walaupun kami senang melihat adopsi yang cukup tinggi terhadap Open XML, kami menyadari bahwa kirteria organisasional individu berbeda dan interoperabilitas tetap menjadi isu kritikal. Oleh karena itu kami terus mempromosikan pengembangan terhadap peranti yang memberikan pelanggan pilihan untuk format apakah yang sebaiknya mereka pakai."
Laporan lengkap "Adoption of Document Standards" dapat di-download dari http://www.openxmlcommunity.org/momentum.aspx (dss)
bisnis.com
Berita Lain
- Indosat gelar sensasi mudik
- Indosat wilayah EJBN tambah 600 BTS
- DPRD restui Pemprov Jateng lepas saham di SMT
- KPI akan tetapkan pedoman penyiaran
- 4 Tayangan di TV langgar ketentuan