Bisnis Indonesia Online » Sektor Riil » Telematika
Selasa, 18/09/2007 04:35 WIB
HP & Microsoft kolaborasi solusi US$300 juta
oleh : Roni Yunianto
JAKARTA: Hewlett-Packard bersama Microsoft menanam modal senilai US$300 juta untuk membiayai upaya kolaboratif membangun solusi yang dikemas dalam portofolio Solutions For People Ready Business (SPRB). Kolaborasi global itu salah satunya mengincar area pasar yang mencatat pertumbuhan tinggi di Indonesia.
Tom Norton, Worldwide Practice Manager Microsoft Solutions pada Hewlett-Packard Services, menuturkan sasaran kolaborasi itu adalah menyatukan teknologi agar dapat berjalan bersama dari sisi peranti berikut layanannya dan mengombinasikannya terutama di area kunci.
"Dengan solusi kolaborasi itu, kami menawarkan strategi agar bisnis siap, mempunyai lebih banyak akses, mampu menyederhanakan proses dan membuat keputusan secara tepat dan cepat," ujarnya saat pemaparan SPRB di Jakarta kemarin.
Dia memberikan contoh area-area kunci itu seperti Messaging & Unified Communications (UC), Collaboration & Content Management, Business Intelligence serta Business Process Integration.
Secara rinci, SPRB bertujuan membantu klien enterprise mendapatkan nilai tambah dari aset teknologi informasi yang ada maupun teknologi generasi berikutnya untuk mencapai keberhasilan bisnis. HP melihat pertumbuhan di area itu tinggi dan salah satu pendorong lainnya adalah kepatuhan organisasi bisnis terhadap regulasi.
Menurut dia, upaya itu diikuti dengan pelatihan 30.000 konsultan dan akan ada sekitar 3.000 konsultan baru.
Tal Adam Benzion, Marketing Director PT Microsoft Indonesia, mengatakan di seluruh dunia SPRB itu berpotensi membidik 25.000 klien enterprise yang sudah ada. "Di Indonesia, ada ratusan klien dan sejumlah pengadopsi awal teknologi mutakhir."
Benzion menambahkan untuk area UC, misalnya, Microsoft menguasai 53% pasar Exchange Server dan juga meraih pertumbuhan 40% di pasar dalam negeri.
Di area Messaging dan UC, solusi kolaboratif itu akan membantu enterprise mengonsolidasi dan melakukan standardisasi messaging.
"Email, Voice Mail, Instant Messaging, Data Conferencing dan Video Conferencing terintegrasi dalam platform tunggal yang memungkinkan hubungan serta kolaborasi dengan karyawan, mitra dagang dan pelanggan di dalam infrastruktur yang aman."
Di area Content Management solusi kolaboratif itu akan membantu pengguna enterprise dalam menemukan, mengelola dan melakukan proteksi informasi serta menghasilkan keputusan informatif.
bisnis.com
Berita Lain
- Nokia & Chungwa Telecom teken kontrak
- Laba Intel diprediksi turun
- Laba Nokia melambat terendah 4 tahun
- XL & Audi kerja sama jaring konsumen
- Netrixs bidik pasar korporat Surabaya