Bisnis Indonesia Online » Sektor Riil » Telematika
Jumat, 09/05/2008 19:37 WIB
6 TV swasta tayangkan 10 acara bermasalah
oleh : Asep Dadan M.
JAKARTA (Bisnis): Komisi Penyiaran Indonesia mengumumkan 10 acara bermasalah yang tayang di enam televisi swasta karena tidak sesuai Standar Program Siaran KPI.
Kesepuluh acara itu adalah Extravaganza di Trans TV, sinetron Cinta Bunga (SCTV), Dangdut Mania Dadakan 2 (TPI), Jelita (RCTI), Mask Rider Blade (ANTV), Mister Bego (ANTV), Namaku Mentari (RCTI), Rubiah (TPI), Si Entong (TPI), dan Super Seleb Show (Indosiar).
Ketua KPI Sasa Djuarsa Sendjaja mengatakan akan mengirim surat peringatan kepada enam stasiun televisi itu paling lambat Senin agar dapat ditindaklanjuti secepatnya.
"Surat resminya dikirim ke masing-masing stasiun TV Senin pekan depan. Ini baru peringatan. Jika dalam tiga bulan tidak ada perubahan, maka sanksinya ditingkatkan menjadi teguran tertulis," katanya di Jakarta hari ini.
Acara yang dievaluasi tayang pada 1-13 April selama empat jam sehari oleh 11 tim panelis dari kalangan akademisi. Ada 198 episode dari 75 judul pada sembilan stasiun televisi. Tiga stasiun televisi yaitu Global TV, TVRI dan Trans 7 tidak termasuk yang diperingatkan, sedangkan stasiun TPI mendapatkan peringatan terbanyak.
Sasa mengatakan pengumuman acara bermasalah itu baru pertama kali. Ke depannya, KPI akan mengevaluasi setiap bulan untuk meningkatkan kontrol terhadap acara yang tayang di stasiun televisi.
"Selama ini evaluasi dilakukan secara internal per kelompok program. Baru sekarang melibatkan masyarakat dan tim panelis dari luar lembaga. Evaluasi ini akan rutin dilakukan setiap bulan," katanya.
Nina Armando, anggota tim panelis dari Universitas Indonesia mengatakan acara yang dievaluasi berdasarkan maraknya pengaduan dari masyarakat karena potensi tayangan bermasalah tinggi. (tw)
bisnis.com
Berita Lain
- Yahoo! dan Google tunda kerja sama iklan
- Program bundling handphone kurang direspons
- Indosat Jatim naikkan kapasitas komunikasi
- WiMax serap 5% pasar pita lebar
- Trafik panggilan keluar XL akan capai 100%
Komentar
#4 - pendidikan
saya sendiri gak tau pasti kapan KPI dibentuk, mengapa baru sekarang peringatan itu diberikan, apadahal tayangan tv yang merusak masyarakat sudah lama ada. sinetron2 gak bermutu..isinya hanya kekerasan, kebencian, menangis, memukul, cerita yang dibuat2 hanya semata2 untuk memperpanjang episode, demi keuntungan pihak2 tertentu...KPI harus lebih jeli lagi memantau tayangan tv di indonesia, termasuk tv berbayar...maju terus KPI, kamu ikut menentukan nasib generasi mendatang
risya - palangkaraya/indonesia @ 14/05/2008 - 10:55 WIB dari 203.123.60.211 (203.123.60.211)
#3 - berita
kalo bisa yang lebih banyak ditayangkan berita saja,jangan kebanyakan film yang gak bermutu.
made karte - mataram @ 12/05/2008 - 16:46 WIB dari 202.3.210.15 (tselnode-015.telkomsel.co.id)
#2 - Sesuai Kondisi Masyarakat
Memang itulah yang ada harga jualnya utk masyarakat kita yang secara umum masih rendah tingkat pendidikan dan logikanya dan senang di ninabobokan. Kita terimalah apa adanya.
Reelly - Sorong/Indonesia @ 11/05/2008 - 07:57 WIB dari 61.94.71.225 (61.94.71.225)
#1 - Semua judul tayangan yg disebutkan
Ya..Kyknya tayangannya kurang bermutu, klo bisa jm tyng dan hrnya dikurangi. Tlg lbh diperbyk tyngn yg lebih berguna u pengetahuan yg ada manfaatnya.
Sweety - Indonesi @ 09/05/2008 - 20:59 WIB dari 195.189.142.42 (f142-042.opera-mini.net)