Bisnis Indonesia Online » Sektor Riil » Telematika
Selasa, 24/06/2008 16:43 WIB
Telkom Jatim garap komunitas pendidikan
oleh : Dwi Wahyuni
SURABAYA (Bisnis.com): PT Telkom Divre Regional V Jatim memperbesar pasar komunitas pendidikan melalui program Flexi Information Schools dan menargetkan meraih pangsa pasar 60% dari segmen tersebut.
Mas'ud Khamid, General Manager Telkom Divre Regional V Jatim, mengatakan ke depan Telkom akan semakin gencar menggarap segmen pasar dari komunitas pendidikan. Termasuk di dalamnya lembaga pendidikan nonformal, bimbingan belajar serta pondok pesantren.
"Salah satu strategi kami adalah menggenjot penawaran kerja sama bisnis dengan lembaga pendidikan bersangkutan melalui program Flexi Information Schools (FIS)," ujar Mas'ud di Surabaya.
FIS ini merupakan bagian dari fasilitas interaksi antara pihak sekolah dan siwa maupun para wali murid berkaitan dengan informasi pendidikan berbasis SMS. Bahkan tidak menutup kemungkinan program seperti itu dapat dikembangkan menjadi SMScash untuk pembayaran SPP.
Menurut dia, program FIS tidak hanya memberikan kemudah bagi wali murid untuk dapat mengakses dan memantau kegiatan anaknya tetapi juga memberikan keuntungan kepada lembaga pendidikan bersangkutan.
Pasalnya Telkom hanya akan memberlakukan tarif normal sedangkan sisa dari tarif SMS FIS sebesar Rp350 per SMS menjadi hak sekolah tersebut. Dia berharap pengembangan program untuk komunitas tersebut dapat mendongkrak perolehan revenue maupun peningkatan jumlah pelanggan Flexi di Jatim. Saat ini total pelanggan operator tersebut tercatat 2,5 juta. (tw)
bisnis.com
Berita Lain
- Microsoft turunkan harga Xbox 360
- Telkom Jateng-DIY tambah kapasitas di Karimunjawa
- Media jangan siarkan hal mistis
- Smart Telecom perluas lagi jaringan di Jatim
- Total pelanggan seluler China terbesar di Asia