Bisnis Indonesia Online » Sektor Riil » Telematika


Rabu, 16/07/2008 13:06 WIB

Laba Intel diprediksi turun

oleh : Ratna Ariyanti


SAN FRANCISCO (AP): Kekhawatiran akan meluasnya perlambatan laju ekonomi Amerika Serikat, yang memukul penjualan komputer personal di dunia, membuat investor menurunkan prediksi mereka terhadap laba yang akan diperoleh Intel Corp pada kuartal II/2008.

Intel merupakan vendor chip komputer terbesar di dunia. Peningkatan atau penurunan keuntungan vendor ini dipengaruhi oleh permintaan komputer personal (PC). Keuntungan vendor yang berbasis di Santa Clara pada kuartal pertama meningkat 25% didorong penjualan prosesor untuk komputer jinjing. Hasil ini melampaui prediksi para analis dan kembali menenangkan Wall Street.

Chief Executive Officer (CEO) Paul Otellini menuturkan kebutuhan chip Intel terus menunjukkan peningkatan di seluruh segmentasi. Intel dapat menyerap tren peningkatan kebutuhan komputer jinjing dan prosesor, lebih mudah dibandingkan dengan pesaingnya AMD karena Intel segera melakukan perubahan proses produksi yang mengakibatkan penurunan ongkos pembuatan chip.

Intel kini menguasai pangsa pasar prosesor dunia sebesar 80%, sementara sisanya yaitu sebesar 20% dipegang oleh AMD. Penjualan Intel mencapai US$9,5 miliar atau naik sebesar 9% dibandingkan tahun lalu. Hasil ini lebih tinggi sebesar US$150 juta dari prediksi analis. Vendor ini menargetkan penjualan pada kuartal III dapat mencapai US$10 miliar-US$10,6 miliar. (tw)

bisnis.com

 

Berita Lain

  • Laba China Mobile naik 51%
  • Tarif murah dorong persaingan seluler Jawa Bali
  • Qtel mungkin hanya ganti komisaris Indosat
  • SP Indosat gelar aksi damai besok
  • Indosat gelar sensasi mudik
  • Indosat wilayah EJBN tambah 600 BTS
  • DPRD restui Pemprov Jateng lepas saham di SMT
  • KPI akan tetapkan pedoman penyiaran
  • 4 Tayangan di TV langgar ketentuan

Komentar

Beri Komentar