Bisnis Indonesia Online » Sektor Riil » Telematika


Selasa, 12/08/2008 09:07 WIB

Laba kuartal II SingTel turun 5,3%

oleh : Dewi Astuti

SINGAPURA (Bloomberg): Singapore Telecommunications Ltd (SingTel), perusahaan telepon terbesar di Asia Tenggara, membukukan penurunan laba kuartal II/2008 sebesar 5,3% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Pada periode 30 April - 30 Juni 2008, laba SingTel melorot menjadi S$878,1 juta (US$622 juta), atau 5,5 sen dolar Singapura per saham. Pada periode yang sama tahun lalu, laba sempat tercatat mencapai S$927,2 juta, atau 5,81 sen dolar Singapura.

Laba kuartal II yang terendah dalam dua tahun terakhir ini juga di bawah perkiraan rata-rata sembilan analis yang disurvei Bloomberg, yakni S$902 juta.

Menurut prediksi SingTel hari ini, laba dari sejumlah perusahaan patungan di Asia yang mencakup separuh dari seluruh laba, akan meningkat pada laju terendah dalam setidaknya tiga tahun karena penguatan nilai tukar dolar Singapura.

Nilai rupiah jatuh 13% terhadap dolar Singapura selama kuartal II, sehingga memangkas laba yang didapat dari PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel).

"Sebagai pemain di kawasan, SingTel rentan pada risiko nilai tukar dan kondisi ini telah memengaruhi laba," kata Steven Lim, pengelola saham senilai US$300 million, termasuk saham SingTel, pada Daiwa SB Investments di Singapura, hari ini.

Saham SingTel turun 8,7% menjadi A$2,61 pada transaksi di bursa Sydney pada pukul 10:26 waktu setempat. Penurunan ini merupakan yang terdalam sejak saham mereka listing di Sydney pada September 2001.(er)

bisnis.com

 

Berita Lain

  • KPPU mulai teliti dugaan monopoli frekuensi MNC
  • E-commerce dari Indonesia tumbuh 80%
  • Kliring telekomunikasi tertunda masalah hukum
  • Pemerintah belum tunjuk Telkom sebagai pelaksana USO

Komentar

Beri Komentar