Bisnis Indonesia Online » Sektor Riil » Telematika


Rabu, 27/08/2008 15:34 WIB

Laba China Mobile naik 51%

oleh : M. Yunan Hilmi

HONG KONG (Bloomberg): China Mobile Ltd, perusahaan telepon dengan nilai pasar terbesar dunia, meraup kenaikan laba 51% selama semester pertama menyusul kebijakan pemangkasan tarif.

Laba bersih melonjak ke level tertinggi pada 30,8 miliar yuan (US$4,5 miliar) dari 20,3 miliar yuan tahun sebelumnya. Harga saham juga mengalami kenaikan terbesar dalam lima bulan setelah angka laba itu mengalahkan estimasi analis pada 28,3 miliar yuan.

Keputusan untuk menurunkan tarif membantu perusahaan meningkatkan pendapatan dan memperluas pangsa pasar di dunia. Langkah itu menambah jumlah pelanggan sebesar 22,7 juta, lebih besar dari populasi Australia.

"Dominasi China Mobile di sektor selular berlanjut. Kinerja sahamnya tidak berubah sampai ketidakpastian di sektor ini bisa diatasi," kata Wong Soon-Tong, fund manager UOB Asset Management Ltd Singapura.

Saham China Mobile naik 4,1% menjadi HK$97,10 di perdagangan bursa Hong Kong pada pukul 3.42 p.m. Saham sempat turun 28% dari posisi 23 Mei menggerus nilai pasar sebesar US$94,5 miliar.

Nilai kapitalisasi pasar China Mobile mencapai US$240 miliar posisi kemarin, 33% lebih besar dari pada AT&T Inc dan 77% lebih tinggi dari Vodafone Group Plc.(yn)

bisnis.com

 

Berita Lain

  • KPPU mulai teliti dugaan monopoli frekuensi MNC
  • E-commerce dari Indonesia tumbuh 80%
  • Kliring telekomunikasi tertunda masalah hukum
  • Pemerintah belum tunjuk Telkom sebagai pelaksana USO

Komentar

Beri Komentar