Bisnis Indonesia Online » Sektor Riil » Telematika
Sabtu, 04/10/2008 11:15 WIB
Yahoo! dan Google tunda kerja sama iklan
oleh : Taufik Wisastra
DALLAS (Bloomberg): Yahoo! Inc dan Google Inc setuju menunda kerja sama iklan di Internet, sementara regulator AS mempelajari apakah kemitraan itu mengganggu persaingan.
Kedua perusahaan sepakat menghentikan sejenak pembicaraan sambil menunggu hasil diskusi dengan Departemen Kehakiman, ungkap pernyataan Yahoo dan Google. Chief Executive Officer (CEO) Google Eric Schmidt mengatakan pada Agustus kemitaraan itu akan dimulai pada awal Oktober.
Pesaing dan pelanggan mempertanyakan apakah kemitraan itu akan memberikan kepada Google kontrol yang terlalu besar atas iklan di Web. Campur tangan regulator yang terlau besar akan menghambat pertumbuhan Google, kata Ben Schachter, analis pada UBS AG di New York.
"Ancaman terbesar bagi Google bukan persaingan, tapi meningkatkan regulasi pemerintah," ujar Schachter, yang merekomendasikan untuk membeli saham Google dan Yahoo dalam wawancara pekan ini.
Belum ditetapkan tanggal kapan investigasi itu akan dirampungkan, kata satu sumber yang mengetahui rencana itu. Google, yang menangani hampir dua pertiga pencarian Internet di AS, berupaya menjual iklan di situs Yahoo dengan membagi dua hasil pendapatan. (tw)
bisnis.com
Berita Lain
- Krisis dorong pengiklan lirik Internet
- Nilai bisnis telekomunikasi 2008 capai Rp70 triliun
- Acer targetkan penjualan eMachines 20%
- Pasar komputer di Surabaya makin lesu
- Content provider 3545 diduga melakukan penipuan